Showing posts with label HIMASAKI2022-2023. Show all posts

  • Chemistry Leadership Training (CLT) 2023

    0
    Pada hari Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 November 2023, telah diselenggarakan Chemistry Leadership Training dengan tema “Optimalisasi Kepemimpinan Mahasiswa Sains Kimia yang Visioner, Beretika, dan Bertanggung jawab” di ruangan kelas 3.08 di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung. Acara ini dihadiri oleh peserta dari mahasiswa baru jurusan  kimia angkatan 2023.

    Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan hangat dari ketua jurusan kimia, ketua umum HIMASAKI, ketua umum Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, ketua umum Dewan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi,

    Sesi-sesi selanjutnya dirancang dengan cermat untuk memberikan wawasan mendalam tentang peran dan tanggung jawab seorang pemimpin dalam berorganisasi. Beberapa topik yang dibahas meliputi:

    1. Etika Dalam Berorganisasi Dipandu oleh kang Yusri Fauzan, S.si
    2. Analisis Diri dan Kondisi  Dipandu oleh kang Dani Muhammad Ramdani
    3. Manajemen Konflik dan Resiko Dipandu oleh kang Rizki Adityawan, S.si
    4. Tor dan Korespondensi Dipandu oleh kang Ashab Abdul Hakim

    Acara ditutup dengan diadakannya final tes untuk menguji pemahaman para peserta mengenai materi yang sudah diberikan pada acara ini, lalu dilakukan pengumuman peserta terbaik selama pelaksanaan acara Chemistry Leadership Training ini.

    Seluruh peserta yang dianggap telah memenuhi kriteria penilaian sesuai yang telah disesuaikan dengan tujuan dari kegiatan ini diberikan sertifikat atas partisipasinya dalam kegiatan acara Chemistry Leadership Training.


    Dokumentasi 

    Kematerian tentang etika berorganisasi
    Kematerian tentang analisis diri dan kondisi
    Kematerian tentang manajemen konflik dan resiko
    Kematerian tentang tor dan korespondensi
    Pada hari Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 November 2023, telah diselenggarakan Chemistry Leadership Training dengan tema “Optimalisasi Kepemimpi...
  • OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) 2023

    0

    OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) merupakan kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru dengan tujuan yaitu untuk mengenalkan lebih jauh terkait jurusan Kimia dan Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (Himasaki). Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa baru untuk mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan ketika kegiatan perkuliahan nanti. Kegiatan OKSI 2023 diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa baru dari semua jalur masuk. Dalam kegiatan ini juga para mahasiswa baru diharapkan dapat mulai saling mengenal antara satu dengan yang lain nya agar saat perkuliahan nanti dimulai sudah tidak asing lagi dan  menjadi lebih akrab saat bertemu dalam kelas perkuliahan nantinya.

    Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 30 September - 5 November 2023. OKSI ini bertemakan "Aktualisasi Mahasiswa Kimia yang Adaptif, Aktif, dan Kritis untuk Pribadi Tangguh di Masa Kuliah". Pada kegiatan tanggal 30 September 2023, dilakukan Opening Ceremony dengan turut mengundang Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi, Bapak Undang Syaripudin, S.H., M.Kom. dan juga ketua Jurusan Kimia Bapak Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim. yang dilanjutkan dengan materi Wahyu Memandu Ilmu oleh Bapak Dr. Dede Suhender, M.Si. serta kekimiaan dan prospek kerja oleh Ibu Rizka Fitriyani, S.Pd., M.Si dan Fajar Gunawan, S.Si.

    Pada tanggal 1 oktober 2023, mahasiswa baru diperkenalkan dengan budaya serta prospek jurusan yang terdapat di jurusan kimia melalui pengenalan organisasi HIMASAKI (Himpunan Mahasiswa Sains Kimia), IKAHIMKI (Ikatan Himpunan Kimia Indonesia) dan IKASAKI (Ikatan Alumni Sains Kimia) dan pengenalan komunitas yang berada di Jurusan Kimia. Pada tanggal 7 Oktober 2023 dilanjutkan dengan pematerian sidang dan juga simulasi sidang yang diisi oleh Yusri Fauzan, S.Si.

    Kegiatan selanjutnya dilakukan dengan mentoring yang diisikan dengan materi Manajemen Kepemimpinan dan Organisasi, Manajemen Waktu, Kepemimpinan dalam Islam, Critical Thinking, Penulisan Jurnal dan Laporan, Isu Kimia yang diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa baru untuk menghadapi perkuliahan yang akan dijalani. Selanjutnya kegiatan OKSI ini dilanjutkan dengan kegiatan outdoor pada tanggal 3 November 2023 - 5 November 2023 dilaksanakan selama tiga hari dua malam. Kegiatan ini dilaksanakan di luar area kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau bertempat di Villa Rumba Camp Cilengkrang. Kegiatan outdoor dilakukan untuk menjalin rasa kekeluarga diluar kampus antar sesama warga kimia. Rangkaian kegiatan outdoor dimulai dari focus group discussion, pos to pos, materi dan simulasi advokasi, sidang pemilihan ketua angkatan, sharing section, dan penutupan kegiatan OKSI oleh ketua jurusan kimia Bapak Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim.

    Dokumentasi 

    OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) merupakan kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru dengan tujuan yaitu untuk mengenalkan lebih jauh...
  • The Dangers of Liquid Nitrogen for Health (Bahaya Nitrogen Cair Bagi Kesehatan)

    0

    Nitrogen cair memiliki sifat inert, tidak berwarna, tidak bersifat korosif, dan tidak mudah terbakar. Agar bentuk cair ini terjaga, nitrogen harus disimpan dalam kondisi bertekanan sangat tinggi dan suhu sangat rendah. Titik didih nitrogen cair berada di suhu -196°C, sehingga jika bertemu dengan benda lain dengan suhu yang lebih tinggi, ia akan berubah kembali menjadi bentuk gas.

    Ice smoke atau sering dikenal ciki ngebul adalah salah satu jajanan kekinian yang belakangan menjadi trending dikarenakan beberapa kasus keracunan yang dialami anak anak. Daya tarik dari ciki ngebul adalah adanya asap yang mengepul dari makanan, sehingga ada juga yang menyebutnya sebagai dragon breath (nafas naga).

    Kombinasi warna-warni ciki dan kebulan asap inilah yang menarik perhatian terutama bagi anak-anak. Asap yang muncul ini bersumber dari bahan yang disebut nitrogen cair (liquid nitrogen).

    Di industri makanan dan minuman, nitrogen cair digunakan untuk mengurangi cemaran bahan kimia dan mikroba, memperlambat proses pemanasan dan oksidasi dalam proses pengiriman, serta mengawetkan makanan dengan proses pendinginan. Indonesia mengatur penggunaan nitrogen sebagai bahan penolong golongan bahan kontak pangan pendingin dan pembeku dalam Peraturan Badan POM Nomor 20 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Badan POM Nomor 28 Tahun 2019 tentang Bahan Penolong dalam Pangan Olahan.

    Dampak negatif mengonsumsi makanan yang mengandung nitrogen cair :

    Menghirup asap yang berasal dari nitrogen cair yang berlebihan, dapat menyebabkan asfiksia hingga kematian

    Nitrogen cair yang bersentuhan langsung dengan bagian tubuh dapat menyebabkan frostbite, blister, dan kerusakan jaringan

    Gastrointestinal barotrauma, yaitu cedera/trauma akibat peningkatan tekanan di lambung secara ekstrim.

    Upaya Pencegahan konsumsi nitrogen cair dalam makanan :

    Penjual atau pembuat makanan dan minuman harus memahami cara kerja, sifat, dan cara mengelola nitrogen cair.

    Sebelum dikonsumsi, harus dipastikan bahwa sudah tidak ada cairan nitrogen yang menempel di makanan atau wadah penyajian untuk menghindari tertelannya nitrogen cair.

    Tidak mengonsumsi makanan dan minuman jika masih mengeluarkan asap yang berasal dari nitrogen cair ataupun menghirup asap yang berasal dari nitrogen cair.

    Penjual wajib menyampaikan kepada konsumen cara mengonsumsi makanan dan minuman yang disajikan dengan nitrogen cair secara aman.


    Referensi : Ali D, Farber JM, Kim JH, Parto N, Copes R. 2021. A Qualitative Risk Assessment of Liquid Nitrogen in Foods and Beverages. Food Protection Trends, Vol.41, No.3, p293-304.

    dr. Rahma Kusumawardhani, SpGK(2023) NITROGEN CAIR DAN DAMPAKNYA BAGI KESEHATAN

    Nitrogen cair memiliki sifat inert, tidak berwarna, tidak bersifat korosif, dan tidak mudah terbakar. Agar bentuk cair ini terjaga, nitrogen...
  • Rahasia Spesi Kimia dalam Air Susu Ibu (ASI)

    0

    Spesi kimia didefinisikan sebagai bentuk spesifik suatu unsur dengan struktur molekular atau kompleks tertentu. Spesi kimia dalam ASI berupa molekul sederhana yang mudah diserap oleh sistem pencernaan bayi. Molekul- molekul tersebut disebut juga sebagai nutrisi yang memiliki fungsi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berikut merupakan nutrisi - nutrisi yang terkandung dalam ASI; 

    • Kolostrum

    Kolostrum merupakan air susu pertama yang dihasilkan oleh ibu yang baru saja melahirkan. Kolostrum mengandung sel darah putih dan protein pelawan infeksi tertinggi. Kolostrum dalam ASI menyediakan selaput pelindung yang berguna untuk menutupi kebocoran dalam lapisan usus dan mencegah lewatnya kuman serta alergen yang tidak diundang. Selain itu kolostrum juga mengandung kurang lebih 90 bahan bioaktif spesi kimia pendukung sistem imun dan pertumbuhan, serta vitamin, mineral, dan asam amino. Spesi kimia ini bekerja sinergis dalam membangun sistem imun dan pertumbuhan bayi. 

    • Laktosa

    Laktosa merupakan bentuk disakarida dari karbohidrat yang dapat dipecah menjadi bentuk lebih sederhana. Para ahli gizi yakin bahwa laktosa pada ASI adalah gizi yang penting untuk mengembangkan jaringan otak bayi. Selain itu, laktosa dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang berguna yaitu lactobacillus bividus.

    • Lemak

    Komponen penting dalam keluarga lemak adalah kolesterol. Kolesterol membantu pertumbuhan otak serta menyediakan komponen dasar dari hormon, vitamin D, dan empedu pada pencernaan atau usus. Komponen lemak lainnya yang terkandung dalam ASI adalah DHA dan ARA. DHA dan ARA dibutuhkan untuk membangun myelin, yaitu sarung pembungkus di sekitar masing-masing saraf yang membantu rangsangan saraf elektris untuk bergerak dan sampai ke tempat yang dituju dengan lebih cepat.

    • Protein 

    ASI mengandung protein yang secara spesifik memang telah dirancang untuk pertumbuhan bayi. substansi hebat pendorong pertumbuhan ini tidak dapat diproses oleh pabrik atau dibeli. Masing-masing faktor istimewa ini melakukan hal terbaik bagi bayi. ASI mengandung protein terpilih lain yang secara alamiah tidak terdapat dalam susu sapi atau formula. Protein tersebut antara lain, taurine dan laktoferin. Taurin merupakan spesi protein otak, diyakini dapat meningkatkan perkembangan otak dan sistem saraf. Sedangkan laktoferin adalah spesi protein lain yang unik dan khusus bagi air susu manusia, zat ini berperan layaknya kapal feri yang mengangkat zat besi yang bernilai dari air susu ibu ke darah bayi. Protein khusus ini juga menjaga kebersihan bakteri baik yang ada dalam usus bayi. 

    • Vitamin dan Mineral 

    Vitamin, mineral, dan zat besi yang terkandung dalam ASI memiliki spesi kimia yang spesifik dan bermanfaat tinggi bagi pertumbuhan bayi. Sebagian besar gizi tersebut terserap dengan baik oleh bayi, dan hanya sedikit residu yang terbuang. Sebaliknya, susu sapi atau susu pabrikan, walaupun kandungan gizinya tinggi, tidak dapat terserap dengan baik semua, sehingga yang terbuang lebih banyak. Hal ini juga memperberat kerja sistem pencernaan bayi. 

    Spesi kimia unik dalam ASI yang telah dibahas di sini hanyalah sebagian kecil spesi kimia penting yang sudah terungkapkan, masih banyak spesi kimia lainnya yang terdapat dalam ASI yang belum terungkapkan fungsi dan struktur kimianya. Penelitian lebih lanjut tentang spesiasi kimiawi dalam ASI merupakan suatu keniscayaan untuk mengungkapkan keagungan dan kedahsyatan kandungan gizi air susu ibu dibandingkan susu sapi atau susu pabrikan.

     

    Referensi

    Fitri, Noor. REFLEKSI NILAI-NILAI KEISLAMAN PADA PERKEMBANGAN DAN APLIKASI ILMU KIMIA. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia. 2017.

    Novia, Riska. "ANALISIS KANDUNGAN LAKTOSA dan PROTEIN PADA AIR SUSU IBU (ASI) DAN SUSU FORMULA." Jurnal Kesehatan 02, no.5 (2019): 426-433.

    Hendarto, Aryono. 2013. Nilai Nutrisi Air Susu Ibu. idai.or.id. 27 Agustus 2013.

    Spesi kimia didefinisikan sebagai bentuk spesifik suatu unsur dengan struktur molekular atau kompleks tertentu. Spesi kimia dalam ASI berupa...
  • BERITA ACARA WORKSHOP CHEMISTRY FESTIFAL (CHEMFEST)

    0

    Workshop Chemistry Festifal (CHEMFEST) merupakan salah satu program kerja HIMASAKI yang berada dalam Darpartemen PKK khususnya Bidang Penelitian dengan kegiatan pelatihan mengenai eksperimen kimia yang bertujuan untuk mengenalkan “kimia” kepada seluruh mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan membuat suatu produk, yang nantinya akan di pamerkan dalam suatu pameran ataupun sebagai hiasan pribadi. Kegiatan ini dibawah naungan Youth Science Club yang diadakan satu kali dalam satu periode. Dengan diadakannya kegiatan Workshop Chemistry Festifal (CHEMFEST), diharapkan dapat bermanfaat bagi Mahasiswa program studi S1 Jurusan Kimia maupun jurusan lain Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang mengikuti kegiatan ini. 

    Kegiatan pada pelaksanaan Workshop Chemcraft 2023 yang bertemakan “Creating Stunning Masterpiece With Epoxy Resin” yang artinya “Menciptakan Mahakarya Menakjubkan Dengan Resin Epoksi” yakni membuat kerajinan tangan yang berhubungan dengan kimia dengan menggunakan epoxy resin pada tanggal 17 Juni 2023, dengan peserta Mahasiswa/i umum dari berbagai universitas dan berbagai program studi. Perencanaan konsep, penyusunan kepanitiaan, pembagian jobdesc panitia, dan persiapan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2023.

    Dalam kegiatannya para peserta membuat 2 karya dari epoxy resin yaitu gantungan kunci dan pembatas buku, masing-masing pesertanya akan dapat 1 box yang berisi resin, katalis, potongan bunga edelweiss, sarung tangan lab, ring, 2 cetakan, tassel dan juga kertas foil emas, semua sudah lengkap sehingga para peserta tidak perlu membawa alat dan bahan sendiri. Untuk workshop ini berbayar yaitu sebesar Rp. 20.000,00. Selain bisa membawa karya para peserta juga mendapatkan E-sertifikat, Snack, doorprize, ilmu seputar kimia hingga teman baru. 

    Pada agenda Workshop Chemistry Festifal (CHEMFEST) menjadi tahun pertama dengan peserta sebanyak 90 orang, mulai dari mahasiswa Universitas Padjajaran, Universitas Siliwangi, Universitas Pasundan, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Telkom dan lain sebagainya. Berikut merupakan dokumentasi dari pelaksanaan Workshop Chemistry Festifal (CHEMFEST) 

    Alhamdulillah rangkaian kegiatan acara Workshop Chemistry Festifal (CHEMFEST) dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon yang positif dari mahasiwa/i dari jurusan kimia UIN Sunan Gunung Djati sendiri hingga kepada Mahasiswa/i umum. 

    Workshop Chemistry Festifal (CHEMFEST) merupakan salah satu program kerja HIMASAKI yang berada dalam Darpartemen PKK khususnya Bidang Peneli...
  • 𝐇𝐀𝐑𝐈 𝐑𝐀𝐘𝐀 𝐈𝐃𝐔𝐋 𝐀𝐃𝐇𝐀 𝟏𝟒𝟒𝟒 𝐇 / 𝟐𝟎𝟐𝟑 𝐌

    0

    Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (HIMASAKI) Kabinet Grafena mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1444 H, mohon maaf lahir dan batin 🙏🏻

    Hari Raya Idul Adha atau yang sering kita dengar dan sebutkan biasa disebut dengan hari Kurban dirayakan umat beragama Islam pada setiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah. Jika dilihat dalam kalender masehi, Hari Raya Idul Adha jauh pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2023. 

    Apabila membahas sejarah Hari Raya Idul Adha, maka tidak asing dengan kisah teladan nabi ibrahim bersama istrinya, Siti Hajar beserta anaknya, nabi ismail. Menurut sejarah, kisah ini bermula dari Nabi ibrahim berusia 85 tahun dengan istrinya bernama Siti Hajar yang baru dikarunai keturunan setelah penantian yang panjang. Keturunan tersebut dinamai dengan Ismail. Alasan Nabi Ibrahim memberikan nama Ismail karena Allah sudah mendengar dan mengabulkan permohonannya.

    Hingga pada suatu malam Nabi Ibrahim bermimpi diperintah Allah untuk memenuhi janjinya menyembelih putranya. Meski bingung, Ibrahim akhirnya menurutinya. Ismail, yang saat itu berusia tujuh tahun, menerimanya sepenuhnya. Namun, pisau yang digunakan untuk menyembelih Ismail ternyata tidak cukup kuat untuk menyembelihnya. Jadi Ismail aman. 

    Kemudian turun wahyu Allah swt. berfirman dalam qur'an surah As-Saffat ayat 104-106:

    وَنَا دَيْنٰهُ اَنْ يّٰۤاِبْرٰهِيْمُ 

    "Lalu Kami panggil dia, "Wahai Ibrahim!"." (QS. As-Saffat 37: Ayat 104)

    قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَا ۚ اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ

    "Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu." Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS. As-Saffat 37: Ayat 105)

    اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلٰٓ ؤُا الْمُبِيْنُ

    "Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata." (QS. As-Saffat 37: Ayat 106)

    Beberapa riwayat juga menyatakan bahwa Allah mengganti Ismail dengan seekor domba sampai akhirnya muncul perintah untuk berkurban pada Idul Adha dengan seekor domba atau hewan kurban lainnya. Oleh karena itu, Idul Adha sering disebut sebagai Hari Raya Kurban atau Hari Raya Kurban karena identik dengan penyembelihan hewan kurban. 

    Di Indonesia, Idul Adha biasanya dirayakan dengan shalat Idul Fitri. Meski beberapa kalangan terkadang menetapkan hari yang berbeda saat menetapkan hari raya, namun tidak ada perbedaan tata cara pelaksanaan shalat Idul Fitri. Biasanya, sholat Idul Fitri dilakukan di masjid. Namun, banyak juga yang menggunakan mushola, lapangan bahkan alun-alun. Jika jumlah pemeluknya banyak, maka shalat Idul Fitri biasanya dilakukan di lapangan atau alun-alun. Meski kebanyakan orang mengikuti pemerintah dalam memperkenalkan hari raya ini, cepat atau lambat banyak yang mengikuti. Setelah melaksanakan shalat Idul Adha, hewan kurban biasanya disembelih. 

    Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga berfirman dalam al-qur'an surat Al-Kautsar, surah ke 108, ayat 2, berbunyi:

    فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَا نْحَرْ 

    "Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS. Al-Kausar 108: Ayat 2)

    Berkurbanlah sekecil apapun itu karena bukan Anda atau mereka yang memberi pahala melainkan Allah SWT. Tak perlu mengharapkan balasan dari mereka karena yang Maha Pemurah tahu cara bagaimana membalasnya.

    Selamat berkumpul bersama keluarga sambil makan sate dan teman-temannya!🍢🤗

    Satu Bersama Selamanya Jaya Jaya Jaya!!!


    HIMASAKI

    KABINET GRAFENA

    2022-2023

    ===================================


    #IdulAdha1444H

    #BidangInfokom

    #DepartemenLuarNegeri

    #HIMASAKI2023

    #KabinetGrafena

    #SatuBersamaSelamanya

    #HarmonisDinamis

    Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (HIMASAKI) Kabinet Grafena mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1444 H, mohon...
  • Post Concert Depression

    0


    Mengunjungi acara musik memang dapat membuat hormon dopamin kita berada di puncaknya. Rasanya sangat tidak cukup menikmati semua ini hanya dalam hitungan jam saja, sehingga kita pun ketagihan dibuatnya. Oleh karena itulah, bukan hal aneh lagi apabila setelah menonton konser, kita cenderung merasa sedih dan hampa setelahnya. Tapi perasaan apa itu?


    Sebenarnya ada istilah untuk menjelaskan perasaan sedih pasca menonton konser, yaitu Post-Concert Depression. Perasaan ini digambarkan seperti kamu mengalami semacam duka usai kamu mengunjungi konser dari idola favoritmu. Lalu kamu berpikir bahwa sepertinya tidak akan mungkin lagi untuk mendapatkan pengalaman semenakjubkan itu di masa mendatang. Depresi pasca menikmati konser ini merupakan suatu hal yang nyata adanya dan dapat memengaruhi keseharian seseorang yang mengalaminya.


    Secara ilmiah, otak kita memiliki hormon serotonin, dopamin, dan oksitosin yang dilepas sesuai dengan alasannya masing-masing. Namun, apabila kita merasa bahagia, dan di dalam konteks kebahagiaan tersebut dikarenakan kita bisa melihat langsung idola favorit kita, maka otak mengeluarkan aliran dopamin yang konstan. Sehingga perasaan yang didapatkan pun sangat luar biasa. Namun ketika konser selesai, tubuh kita pun kehabisan dopamin, dan inilah yang menyebabkan kita merasa "depresi".


    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi PCD, yaitu :

    1. Bersyukur

    2. Ceritakan sisa kebahagiaanmu mengenai pengalaman pergi ke konsermu kepada teman-teman

    3. Belajar menerima dan kembali ke ‘realita’

    4. Menabung untuk konser selanjutnya


    Referensi :

    Rafandani, Fikri. “Post-Concert Depression: Apa dan Bagaimana Kita Menghadapinya” cxomedia.id. Diakses pada Kamis 23 Maret 2023. https://www.cxomedia.id/wellnes/20220324120125-18-174274/post-concert-depression-apa-dan-bagaimana-kita-menghadapinya


    #BIDANGKEILMUAN

    #DEPARTEMENPKK

    #KABINETGRAFENA

    #HIMASAKI2022-2023


    Mengunjungi acara musik memang dapat membuat hormon dopamin kita berada di puncaknya. Rasanya sangat tidak cukup menikmati semua ini hanya d...
  • Copyright © - HIMASAKI UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
    Design by INFOKOM 2023