Showing posts with label DepartemenLuarNegeri. Show all posts
Masa Kelam Bulan September
Apa kabar markisa? Tidak terasa bulan september sudah berakhir. Markisa masih ingat bulan september kita sempat memakai pakaian hitam-hitam? Pakaian ini menyiratkan untuk mengenang dan tidak lupa terhadap rentetan peristiwa kelam yang terjadi pada bulan september. Apalagi dari DEMA-FST menyuarakan dalam “Saintek Hitam” untuk menyampaikan aspirasinya. Peristiwa apa saja yang terjadi pada bulan september ini? Yuk kita bahas.
1.
Tragedi
65
Masa
kelam dalam sejarah Indonesia yang dikenal dengan sebutan “Tragedi 65” masih
menjadi kenangan yang menyakitkan dan kontroversial dalam sejarah negeri ini.
Pada tanggal 30 September 1965, dimulailah suatu peristiwa yang mengubah
jalannya sejarah Indonesia. Gerakan
30 September (G30S), sekelompok perwira militer yang berupaya menggulingkan
pemerintahan Presiden Soekarno,
diawali dengan penculikan dan pembunuhan enam jenderal TNI. Peristiwa ini
menimbulkan kekacauan pada struktur militer dan politik Indonesia saat
itu.Setelah kudeta yang gagal ini, pembunuhan terhadap anggota Partai Komunis
Indonesia (PKI) dan pendukungnya terjadi di banyak wilayah di Indonesia.
Pembantaian yang terjadi dalam skala dan skala yang tak terbayangkan ini telah
memakan korban ribuan hingga jutaan orang, terutama di Pulau Jawa dan Bali. Masih banyak pertanyaan
dan kontroversi seputar kasus ini. Identitas sebenarnya dan motivasi terjadinya
G30S masih belum jelas, dan banyak yang meyakini keterlibatan pihak asing.
Selain itu, dampak dan implikasi politik dari peristiwa ini masih terasa hingga
saat ini. Kenangan akan “Pembantaian 65 tahun” merupakan pengingat yang
menyakitkan akan perpecahan dan kekerasan yang melanda Indonesia. Bahkan
setelah lebih dari setengah abad, peristiwa tersebut tetap menjadi salah satu
periode tersulit dalam sejarah negara ini.
2.
Peristiwa
Tanjung Priok
Peristiwa
Tanjung Priok terjadi pada tanggal 13 September 1984, ketika aparat keamanan
membubarkan pertemuan yang dihadiri sekelompok umat Islam yang mengenakan
ibadah Jumat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Krisis ini berujung
pada kerusuhan dan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan. Banyak saksi
menggambarkan saat-saat kebingungan dan ketakutan, dan beberapa laporan
menggambarkan pemukulan dan penangkapan. Kejadian ini mengakibatkan banyak
korban jiwa dan luka-luka dalam pertemuan tersebut. Krisis Tanjung Priok
telah menarik perhatian nasional dan internasional sehingga menimbulkan banyak
keributan dan pertanyaan terhadap kebijakan pemerintah dan tindakan aparat
keamanan. Permasalahan ini menunjukkan bahwa pelanggaran HAM dan kekerasan
semacam ini tidak boleh terjadi di negara demokratis seperti Indonesia. Meski sudah lebih dari
empat puluh tahun berlalu sejak kejadian ini, kenangan akan kejadian Tanjung
Priok masih membekas. Dalam September kemarin, memikirkan peristiwa-peristiwa
ini untuk mengingatkan kita bahwa kita harus bekerjasama untuk menjamin
keadilan, hak asasi manusia dan perdamaian. Biarkan masa lalu menjadi pelajaran
yang berguna untuk masa depan yang lebih baik.
3.
Tragedi
Semanggi II
Tragedi
ini menjadi peristiwa besar dalam perjalanan Indonesia menuju perubahan politik
dan sosial. Pada tanggal 9 September 1999, ribuan orang berkumpul di sekitar
Jembatan Semanggi, Jakarta, dalam demonstrasi damai yang berubah menjadi
tragedi yang tak terlupakan. Awalnya,
protes tersebut bermula dari protes mahasiswa dan aktivis yang menuntut lebih
banyak perubahan kebijakan dan perbaikan di pemerintahan. Mereka mengutuk
korupsi, pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan pasukan keamanan. Namun,
ketegangan meningkat ketika aparat keamanan panik dan berusaha membubarkan
protes. Bentrokan sengit terjadi antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan di
sekitar Jembatan Samanggi. Hal ini mengakibatkan banyak kematian dan luka
serius di antara peserta protes. Tragedi ini menjadi pengingat menyakitkan
tentang risiko yang dihadapi oleh mereka yang memperjuangkan perubahan dalam
sistem politik dan pemerintahan yang ada. Meskipun telah ada tanda-tanda
perbaikan dalam tata kelola pemerintahan dan perubahan sosial sejak saat itu,
Tragedi Semanggi II tetap menjadi pengingat tentang pentingnya dialog dan
negosiasi dalam menanggapi aspirasi rakyat. Dalam September kemarin, merenungkan peristiwa
ini sebagai bagian dari sejarah Indonesia yang melahirkan semangat untuk
melanjutkan perjuangan demi perubahan yang lebih baik dan mendorong
pemerintahan yang transparan, adil, dan jujur. Tragedi Semanggi II menunjukkan
kepada kita bahwa perubahan yang damai adalah sesuatu yang dihargai dan perlu
diperjuangkan, dan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan
bahwa tuntutan rakyat didengar dan dihormati. Semangat reformasi terus
berkobar, mendorong kita untuk meraih masa depan yang lebih cerah bagi
Indonesia.
4.
Pembunuhan
Munir
19
tahun lalu, Indonesia kehilangan salah satu tokoh HAM paling terkenal, Munir
Saeed Thalib. Pembunuhan Munir pada 7 September 2004 akan tetap menjadi
kenangan kelam dalam sejarah Indonesia dan dunia internasional. Munir, pendiri dan ketua
eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, dikenal karena perjuangannya
melawan pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia. Ia merupakan tokoh yang
berani dalam mengungkap kejahatan pemerintah dan pelanggaran hak asasi manusia
di tingkat tertinggi pemerintahan. Kecelakaan
itu terjadi saat Munir dalam perjalanan dari Jakarta menuju Amsterdam di
Belanda dengan penerbangan Garuda Indonesia. Dia meninggal karena keracunan
arsenik dalam penerbangan ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya zat arsenik
yang disuntikkan ke dalam minumannya di dalam pesawat. Meski pelaku pembunuhan
ini akhirnya divonis bersalah, banyak yang percaya bahwa pelaku di balik
tindakan ini punya peran. Pembunuhan Munir menarik perhatian internasional dan
menyoroti pentingnya mendukung aktivis hak asasi manusia yang berani
menyuarakan keadilan. Penyebab
terbunuhnya Munir menjadi pengingat bahwa perjuangan keadilan dan kemanusiaan
harus terus berlanjut, dan kebenaran harus selalu terungkap apapun hambatannya.
5.
Protes
reformasi telah usai
Pada
tahun 2019, mahasiswa Indonesia bangkit dalam demonstrasi yang disebut
"Reformasi yang Rusak". Demonstrasi ini bukan sekadar protes. Inilah
kisah mahasiswa Indonesia yang berani bicara tentang perubahan sistem politik
dan pemerintahan. Protes
dimulai pada September 2019, ketika mahasiswa dari berbagai universitas di
seluruh Indonesia turun ke jalan untuk mengungkapkan kekesalannya terhadap
kebijakan pemerintah yang disebut-sebut mematikan kepentingan masyarakat untuk
tujuan politik dan komersial. Protes ini juga mengecam korupsi yang merajalela
di tingkat pemerintahan. Puncak protes terjadi pada 30 September 2019, ketika
ribuan mahasiswa berkumpul di berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta,
Surabaya, dan Bandung. Mereka mengadvokasi amandemen beberapa undang-undang
yang dianggap bermasalah saat itu (RUU RKUHP, RUU Pertambangan dan Batubara,
RUU Pertanahan, RUU Perubahan, RUU Rekrutmen, RUU SDA) dan pencabutan UU Komisi
Pemberantasan Korupsi, reformasi manajemen dan humaniora. Pelanggaran dan
transparansi pada organisasi pemerintah Indonesia dan pencegahan kerusakan
lingkungan. Aksi protes ini berlangsung damai sebelum terjadi
bentrok dengan aparat keamanan sehingga menimbulkan kekerasan yang terjadi di banyak tempat.
Meski penuh kekerasan, aksi
ini merupakan pengingat akan pentingnya mahasiswa dalam mengubah tatanan negara
ini.
Peristiwa
September Hitam menjadi
pengingat akan tantangan yang telah dan terus dihadapi masyarakat Indonesia.
Dengan mencermati sejarah ini, diharapkan dapat memahami bagaimana masa lalu berdampak pada
Indonesia saat ini, dan menjadi pelajaran untuk tidak mengulangi apa yang
terjadi.
Referensi
Putri, D. (n.d.).
September Hitam: Rentetan Sejarah Kelam Pelanggaran HAM di Indonesia. Diambil
dari https://www.detik.com/jabar/berita/d-6912982/september-hitam-rentetan-sejarah-kelam-pelanggaran-ham-di-indonesia
Berita Acara Chemistry For All 2024
Chemistry For All merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pada tahun 2024 ini mengusung tema "Tebar kebaikan rajut kenangan untuk sejuta cahaya harapan." Alhamdulillah kegiatan CFA 2024 telah terlaksana pada tanggal 14-21 Juli 2024, bertempat di KP. Cicadas RW 03 Desa Tanjung Wangi Kec. Cicalengka Kab. Bandung.
Adapun pada pelaksanaan nya CFA melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya :
1. Chemducate, meliputi fun science dan fun games sebagai bentuk kepedulian pada anak-anak di bidang pendidikan
2. Chemcouns, merupakan sosialisasi bersama narasumber dari dosen atau civitas akademik mengenai lingkungan beserta aplikasi nya ke warga.
3. Pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi cek tekanan darah dan gula darah.
4. Pemeriksaan kesehatan mata gratis merupakan kegiatan pemeriksaan mata warga yang bekerja sama dengan Indonesia Melihat
5. Berpaling SD merupakan kegiatan menyenangkan di sekolah dengan mengadakan sosialisasi tentang sampah dan melaksanakan janji 3R
6. Tabligh Akbar yakni acara pengajian Al-Quran bersama masyarakat desa
7. Pemasangan PJU merupakan kegiatan pemasangan penerangan jalanan umum di spot-spot yang masih gelap yang mana diharapkan dapat bermanfaat bagi desa tersebut.
8. Liliuran merupakan kegiatan kerja bakti di lingkungan desa.
9. Co Care Chemistry merupakan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
10. Pesta rakyat merupakan kegiatan penutupan yang diisi oleh penampilan-penampilan dari masyarakat maupun panitia.
Kegiatan-kegiatan tersebut terlaksana dan berjalan dengan lancar salah satunya berkat dukungan juga antusiasme para warga, selain itu peran tokoh masyarakat seperti Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT serta Karang Taruna setempat turut menjadi faktor keberhasilan dari setiap kegiatan yang dilakukan. Tidak lepas juga dari respon positif masyarakat Cicadas yang ingin turut andil dalam kegiatan yang dilaksanakan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan Chemistry For All 2024 diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Cicadas maupun masyarakat kimia, dan tali silahturami yang sudah terjalin semoga bisa terus dipertahankan. Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di dalam kegiatan chemistry for all 2024 ini semoga apa yang kalian berikan mandapat ganti yang berlipat ganda dari Allah SWT, sampai jumpa di CFA 2025!!
PENGUMUMAN PANITIA KIMIA BERKUNJUNG 2024
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Halo Sobat Pengurus !🙌
Telah tiba waktu nya pengumuman orang-orang luar biasa yang akan menyukseskan kegiatan Kimia Berkunjung perdana ini🔥
Selamat kepada seluruh panitia Kimia Berkunjung yang telah diterima untuk menjalankan Kepanitian Kimia Berkunjung Goes To ITB 2024.
Semoga dengan antusiasme dan dedikasi para panitia, diharapkan Kimia Berkunjung 2024 berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta.
Selamat menjalankan tugas dan mengemban amanah, mari kita sukseskan acara Kimia Berkunjung ini dengan ikhlas dan kerja keras🙌
Berikut kami lampirkan:
Susunan kepanitiaan Kimia Berkunjung 2024.
Steering Committee (SC) : Alifah Refinaya Drajat
Organizing Committee (OC) : Yanti Susanti
Sekretaris OC : Akhmad Naufal Al Rafsanjani
Bendahara OC : Ilmi Fauziyah
*Bidang-Bidang.*
*Bidang Acara*
OC : Ariel Al Farizi
Staf
1.Nova Nur Sofariah
2.Arkan Fauzan Arif
3.Dwi Prafitaningtias
*Bidang Korlap dan Logistik*
OC : Ahmad Fajar Alfa Goin
Staf
1.Isna Nazala Firni
2.M Alief Maulana
3.Anshel Aymar Rahman
4.Mia Fadilah
*Bidang Kestari*
OC : Sanna Zakiyah
Staf
1.Nabilah Annisa
2.Tessa Rahayu
*Bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi*
OC : M. Humam Adzkia
Staf
1.Addy Maulana Alfarisi
2.Faiza Auliya
3.Adinda Maulida
*Bidang Konsumsi dan Kesehatan*
OC : Nindya Putri Apsarini
Staf
1.Devi Novia Sari
2.Aulia Az-Zahra
Satu Bersama Selamanya Jaya Jaya Jaya!!!!
Wassalamualaikum Wr. Wb.
==========================
#BidangHUMAS
#DepartemenLuarNegeri
#HIMASAKI2024
#KabinetValensi
#SatuBersamaSelamanya
#EksploratifSinergisAspiratif
#InspiratifKolaboratifHumas24
#GoesToITB
NODA KIMIA SEBAGAI TEREALISASINYA PERINGATAN DONOR DARAH SEDUNIA
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Halo sobat Sosial!!
Tau ga sih tanggal 14 Juni kemarin di peringati sebagai hari apa?? Yap, betul sekali tanggal 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day dengan tema "20 years of celebrating giving: thank you blood donors". Tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran terkait pentingnya darah dan produk darah yang aman, selain itu peringatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada pendonor yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Dari kesukarelaan para pendonor ini pula, mampu menyelamatkan banyak nyawa.
Lalu sobat sosial tau ga sih gimana awalnya ada Hari Peringatan Donor Darah Sedunia?? Nah, dilansir dari Laman World Health Organization(WHO), hari donor darah pertama kali diperingati pada 2004, dan berselang setahun kemudian hari peringatan ini dijadikan acara global oleh Majelis Kesehatan Dunia. Pada 2005, seluruh menteri kesehatan satu dunia sepakat dan menggemakan komitmen pada donor darah didalam Sidang Kesehatan Dunia Ke-58 melalui resolusi WHA58.13, berdasarkan kesepakatan tersebut maka ditetapkanlah pada tanggal 14 Juni sebagai Hari Donor Darah Sedunia.
Lalu kenapa harus pada 14 Juni?? Karena pada 14 Juni bertepatan dengan hari ulang tahun Karl Landstainer, beliau adalah ahli biologi dan dokter dari Austria yang menemukan transfusi darah modern.
Lalu kenapa kita harus donor darah? Donor darah banyak mengandung manfaat, selain dari membantu orang lain yang mendapatkan transfusi, diantaranya adalah:
1. memperlancar peredaran darah dan meningkatkan produksi sel darah merah
2.menjaga kadar zat besi dalam darah agar lebih stabil
3. menurunkan kolesterol
4. menurunkan berat badan
Itu dia beberapa khasiat dari donor darah. Tentunya masih banyak khasiat lainnya dari donor darah. Sehubungan dengan donor darah, bidang sosial masyarakat HIMASAKI sudah melaksanakan kegiatan donor darah.
Kegiatan donor darah atau NODA KIMIA ini dilaksanakan pada tanggal 27 mei 2024, bertempat di Aula Fakultas Sains dan Teknologi. Bekerjasama dengan KSR PMI UNIT UIN SGD Bandung dan UDD Kabupaten Sumedang, kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00 WIB -13.00 WIB. Kegiatan ini terbuka untuk umum, sehingga banyak mahasiswa diluar jurusan Kimia bahkan diluar mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi yang turut ikut andil dalam kegiatan ini, ada 56 orang sebagai calon pendonor dan 33 orang sebagai pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya. NODA KIMIA diharapkan bisa menjadi agenda rutin dan dapat menjadi pengingat bahwa kita selaku mahasiswa wajib menjaga kesehatan. Terimakasih banyak kepada sobat sosial yang telah mendonorkan darahnya, semoga darah yang didonorkan bisa menjadi manfaat bagi yang menerima, aamiin.
==================================
#NODAKIMIA
#BidangSOSMASXINFOKOM
#DepartemenLuarNegeri
#KabinetValensi
#HIMASAKI2024
#SatuBersamaSelamanya
#EksploratifSinergisAspiratif
PENGUMUMAN PANITIA CFA 2024
[Pengumuman Panitia Open Recruitment Chemistry For All 2024]
Halo Markisa!🙌
Selamat Sore, Terima kasih atas antusiasmenya untuk menjadi bagian dari Chemistry For All 2024!🤩
Selamat kepada seluruh panitia pengabdian masyarakat yang telah diterima untuk menjalankan pengabdian masyarakat CFA 2024🙌
Semoga amanah yang diberikan kepada kita dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang kita layani😉😊
SUSUNAN KEPANITIAAN
CHEMISTRY FOR ALL (CFA) 2024
Steering Committee (SC) : Muhammad Humam Adzkia
Organizing Committee (OC) : Sanna Zakiah
Sekretaris OC : Alifah Refianaya Drajat
Bendahara OC : Nindya Putri Apsarini
Bidang-Bidang
Bidang Pendidikan
OC : Yanti Susanti
Staf : Meylani Nurul Fauziyyah
• Nurul ‘Adni Ibrahim Ramelan
• Alsya Amalia
• Rahma Nur Fitria
Bidang Sosial.
OC : Fiona Putri Septiani
Staf : Nayla Marwah N
• Rifdah Rihadatul’Aisy
• Tazkiyah Khairunnisa Ilham
• Syifa Alya
Bidang Lingkungan.
OC : Akhmad Naufal Al Rafsanjani
Staf : Farhah Azzah Fauziyyah
• Yulinda Ayu Nabilah
• Tsaniyya Wirdiyan
• M Alief Maulana
Bidang Korlap dan Logistik.
OC : Ahmad Fajar Alfa Goin
Staf : Nur Najuda Karim
• Addy Maulana Alfarisi
• Silfani Andiniyati
• Tsania Saadi Ridwan
• Irliani Putri Aulia
Bidang Humas dan Danus.
OC : Ariel Al Farizi
Staf : Iklima Nur Aulia
• Selasih Khaira Annisa
• Sutiadi Dedi Irawan
• Abdan Syakuro
Bidang Kestari.
OC : Isna Nazala Firni
Staf : Nasywa Putri Alzahra
• Rara Azzahra
• Citra Putri Kurnia
Bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi.
OC : Faiz Rofiqoh
Staf : Saifullah Ahmad Khadafi
• Rika Octaviyani
• Nabila Nafisah Ramadania
• Mohamad Ferdiansyah
Bidang Konsumsi dan Kesehatan.
OC : Ilmi Fauziah
Staf : Sarah Mardiyanti
• Hilma Nurul Aulia
• Rida Diana
• Raihan Fathirriza
• Dwi Prafitaningtias
We are so gratefull that you were able to join us for our special event. See you at the first meeting!👋
Stay tune for more updates!✨
====================================
#CFA2024
#BidangSosmas
#HIMASAKI2024
#KabinetValensi
#SatuBersamaSelamanya
#EksploratifSinergisAspiratif
Chemistry Leadership Training (CLT) 2023
Acara dimulai pukul 08.00 WIB
dengan sambutan hangat dari ketua jurusan kimia, ketua umum HIMASAKI, ketua
umum Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, ketua umum Dewan Mahasiswa
Fakultas Sains dan Teknologi,
Sesi-sesi selanjutnya dirancang
dengan cermat untuk memberikan wawasan mendalam tentang peran dan tanggung
jawab seorang pemimpin dalam berorganisasi. Beberapa topik yang dibahas
meliputi:
- Etika
Dalam Berorganisasi
Dipandu oleh kang Yusri Fauzan, S.si
- Analisis
Diri dan Kondisi
Dipandu oleh kang Dani Muhammad
Ramdani
- Manajemen
Konflik dan Resiko
Dipandu oleh kang Rizki Adityawan, S.si
- Tor
dan Korespondensi Dipandu
oleh kang Ashab Abdul Hakim
Acara ditutup dengan diadakannya
final tes untuk menguji pemahaman para peserta mengenai materi yang sudah
diberikan pada acara ini, lalu dilakukan pengumuman peserta terbaik selama
pelaksanaan acara Chemistry Leadership Training ini.
Seluruh peserta yang dianggap telah memenuhi kriteria penilaian sesuai yang telah disesuaikan dengan tujuan dari kegiatan ini diberikan sertifikat atas partisipasinya dalam kegiatan acara Chemistry Leadership Training.
Dokumentasi
![]() |
| Kematerian tentang etika berorganisasi |
![]() |
| Kematerian tentang analisis diri dan kondisi |
![]() |
| Kematerian tentang manajemen konflik dan resiko |
![]() |
| Kematerian tentang tor dan korespondensi |
OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) 2023
Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 30 September - 5 November 2023. OKSI ini bertemakan "Aktualisasi Mahasiswa Kimia yang Adaptif, Aktif, dan Kritis untuk Pribadi Tangguh di Masa Kuliah". Pada kegiatan tanggal 30 September 2023, dilakukan Opening Ceremony dengan turut mengundang Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi, Bapak Undang Syaripudin, S.H., M.Kom. dan juga ketua Jurusan Kimia Bapak Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim. yang dilanjutkan dengan materi Wahyu Memandu Ilmu oleh Bapak Dr. Dede Suhender, M.Si. serta kekimiaan dan prospek kerja oleh Ibu Rizka Fitriyani, S.Pd., M.Si dan Fajar Gunawan, S.Si.
Pada tanggal 1 oktober 2023, mahasiswa baru diperkenalkan dengan budaya serta prospek jurusan yang terdapat di jurusan kimia melalui pengenalan organisasi HIMASAKI (Himpunan Mahasiswa Sains Kimia), IKAHIMKI (Ikatan Himpunan Kimia Indonesia) dan IKASAKI (Ikatan Alumni Sains Kimia) dan pengenalan komunitas yang berada di Jurusan Kimia. Pada tanggal 7 Oktober 2023 dilanjutkan dengan pematerian sidang dan juga simulasi sidang yang diisi oleh Yusri Fauzan, S.Si.
Kegiatan selanjutnya dilakukan dengan mentoring yang diisikan dengan materi Manajemen Kepemimpinan dan Organisasi, Manajemen Waktu, Kepemimpinan dalam Islam, Critical Thinking, Penulisan Jurnal dan Laporan, Isu Kimia yang diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa baru untuk menghadapi perkuliahan yang akan dijalani. Selanjutnya kegiatan OKSI ini dilanjutkan dengan kegiatan outdoor pada tanggal 3 November 2023 - 5 November 2023 dilaksanakan selama tiga hari dua malam. Kegiatan ini dilaksanakan di luar area kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau bertempat di Villa Rumba Camp Cilengkrang. Kegiatan outdoor dilakukan untuk menjalin rasa kekeluarga diluar kampus antar sesama warga kimia. Rangkaian kegiatan outdoor dimulai dari focus group discussion, pos to pos, materi dan simulasi advokasi, sidang pemilihan ketua angkatan, sharing section, dan penutupan kegiatan OKSI oleh ketua jurusan kimia Bapak Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim.
CHEMISTRY GRADUATE GATHERING: SEBUAH UPAYA PELEPASAN WISUDAWAN JURUSAN KIMIA
![]() |
| Potret kegiatan CGG 93 di belakang laboratorium UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 16 September 2023 |
![]() |
| Potret kegiatan CGG 94 di Fakultas Sains dan Teknologi Kampus I lUIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 9 Desember 2023 |
![]() |
| Potret kegiatan CGG 95 di Fakultas Sains dan Teknologi Kampus I lUIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 23 Desember 2023 |
[PENGUMUMAN PANITIA CLT 2023]
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr.Wb.
Hallo Markisa👋
Selamat untuk orang-orang luar biasa yang terpilih menjadi bagian dalam kepanitiaan CLT 2023 🤩✨
Selamat menjalankan tugas dan mengemban amanah, mari kita sukseskan acara CLT tahun ini dengan kerja keras dan semangat🥳
Untuk susunan kepanitiaan lengkapnya dapat dilihat sebagai berikut⬇⬇
Steering Committee (SC) : Intan Purnamasari
Organizing Committee (OC) : Anshel Aymar Rahman
Sekertaris OC : Ilham Maulana Syahidan
Bendahara OC : Syahla Putri Awaliyyah
Bidang Acara
Ketua Bidang : Susi Annisah
Staff Bidang :
Fitri Syahriah Mubarokah
Tia Esti Pebriyanti
Silvia Novitasari
Bidang Kestari
Ketua Bidang : Nayla Marwah Nandika
Staff Bidang :
Annisatul Miftahul Jannah
Rara Azzahra
Salsabila Meysa
Bidang Korlog
Ketua Bidang : Raden Vina Fitriana
Staff Bidang :
Adiani Nurul Hayati
Nursita Mawwadah
Azka Nur Aulia
Bidang Konsumsi dan Kesehatan
Ketua Bidang : Hannit Levi Pilliang
Staff Bidang :
Jeanny Nuarista Aulia
Lean kamalr
Yulia Dwi Nurhayati
Bidang PDD
Ketua Bidang : Alya Zazkia Nadila
Staff Bidang :
Aulia Nur Sabila
Muhammad Humam Adzkia
Selasi Khaira Annisa
Bidang Rekap dan Proses (Rekpro)
Ketua Bidang : Yani Anggraeni
Staff Bidang :
Ajeng Pina
Dessy Tri Wulandari
Hilma Nurul Aulia
Nabilah Annisa
Rahmawati Nuraeni
Renaldi Arif Maulana
Salma Widra Andriani
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Satu Bersama Selamanya Jaya Jaya Jaya!!!!
====================================
#DepartemenDalamNegeri
#BidangKaderisasi
#PanitiaCLT2023
#BidangInfokom
#HIMASAKI2023
#KabinetGrafena
#SatuBersamaSelamanya
Peristiwa Pemberontakan G30S/PKI
G30S PKI adalah sebuah peristiwa bersejarah yang terjadi pada malam tanggal 30 September hingga awal 1 Oktober 1965 di Indonesia. Peristiwa ini juga dikenal dengan sebutan Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) dan Gestok (Gerakan Satu Oktober).
Gerakan ini melibatkan pembunuhan enam perwira tinggi militer Indonesia dan beberapa orang lainnya dalam usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
Peristiwa G30S PKI terjadi pada masa pemerintahan Presiden Sukarno yang menjalankan sistem “Demokrasi Terpimpin”. PKI, sebagai partai Stalinis terbesar di luar Tiongkok dan Uni Soviet, memiliki jumlah anggota yang sangat besar. Selain itu, PKI juga mengontrol gerakan serikat buruh dan gerakan petani di Indonesia. PKI memiliki lebih dari 20 juta anggota dan pendukung yang tersebar di seluruh daerah.
Tujuan G30S/PKI
Gerakan 30 September PKI memiliki tujuan yang menjadi perdebatan dan interpretasi berbeda. Namun, beberapa tujuan umum yang dihubungkan dengan gerakan ini adalah:
1. Pengambil alihan Kekuasaan
2. Mendukung Agendas Komunis
3. Menghapus Pengaruh Militer
4. Menghapus Faksi – Faksi Tertentu
5. Menciptakan Perubahan Sosial
Perwira yang Gugur
Dalam peristiwa Gerakan 30 September PKI, tujuh perwira tinggi militer Indonesia tewas sebagai hasil dari serangan yang terjadi. Para perwira yang gugur adalah:
1. Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani
2. Mayor Jendral Raden Soeprapto
3. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
4. Mayor Jendral Siswondo Parman
5. Brigadir Jendral Donal Isaac Panjaitan
6. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
7. Letnan Pierre Aandreas
Kematian perwira-perwira ini merupakan bagian dari peristiwa tragis yang mengguncangkan Indonesia pada waktu itu dan membawa dampak yang signifikan terhadap dinamika politik dan militer di negara tersebut.
Faktor pemicu timbulnya pemberontakan G30S-PKI
Sebelum terjadinya pemberontakan G30S (Gerakan 30 September) di Indonesia pada 30 September 1965, Partai Komunis Indonesia telah menjadi salah satu partai terbesar di Indonesia serta telah merangkul presiden soekarno, mempengaruhi dan membina sejumlah besar perwira-perwira Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan menguasai sebagian besar organisasi-organisasi nasional vital yang ada di Indonesia. Selain dari itu, juga tersebar kabar bahwa terjadi perpecahan di kalangan Angkatan Darat (AD) dan membuat fitnah-fitnah untuk menyingkirkan pimpinan Amerika Serikat (AS) yang ada dengan menggantinya dengan tokoh-tokoh perwira yang pro-komunis.
Setelah pengumuman berlakunya demokrasi terpimpin pada Juli 1969 yang bertujuan untuk mengatasi pertikaian antar partai-partai politik yang sudah ada, Partai Komunis Indonesia tampaknya memanfaatkan hal tersebut. Terjadilah pemberontakan G30S/PKI yang dipimpin oleh DN Aidit yang bertujuan untuk menyingkirkan TNI AD serta merebut kekuasaan. Tapi ternyata terdapat faktor-faktor lain yang memicu timbulnya pemberontakan G30S/PKI, diantaranya:
1. Angkatan Darat Menolak Pembentukan Angkatan Kelima
Angkatan Kelima merupakan unsur dari bentuk pertahanan dan keamanan Indonesia yang beranggotakan yaitu para buruh dan tani yang dipersenjatai yang diduga adalah gagasan dari PKI. Pada tanggal 14 Januari 1965 dalam keterangan wartawan, Ketua D.N. Aidit mengatakan bahwa partainya menuntut kepada Pemerintah agar kaum buruh dan tani dipersenjatai. Namun versi yang lain menyebutkan bahwa Angkatan Kelima sebenarnya merupakan ide dari Presiden Soekarno untuk menambah angkatan bersenjata di Indonesia karena menerima bantuan dari luar negri.
2. Angkatan Darat Menolak NASAKOM
NASAKOM merupakan singkatan dari Nasionalis-Agama-Komunis dan ini adalah ajaran Bung Karno yang mengharuskan adanya persatuan “nasional progresif revolusioner” dengan ketiga golongan politik tersebut sebagai “poros”-nya. Ajaran Nasakom ini oleh PKI diusahakan harus diterapkan secara struktural, yaitu bahwa dalam setiap badan dan kegiatan negara, termasuk ABRI, golongan komunis harus diikutsertakan. Maka dari itu, adalah keputusan yang tepat jika TNI-AD menolak nasakomisasi. Apalagi setelah melihat banyak kerusuhan yang diakibatkan oleh partai tersebut.
3. Angkatan Darat Menolak Poros Jakarta-Peking
Terjadi penyimpangan dari politik luar negeri bebas aktif yang menjadi cenderung condong pada salah satu poros. Poros Jakarta-Peking ini merupakan pemicu Cina untuk meluaskan semangat revolusi komunisnya di Asia Tenggara, dan akan merusak hubungan baik dengan negara-negara tetangga. TNI-AD telah memutuskan langkah yang bijak karena poros Jakarta-Peking akan menyebabkan ruang gerak Indonesia di forum internasional menjadi sempit sebab hanya berpedoman ke negara-negara komunis.
Kontroversial keterlibatan Soeharto dalam penumpasan G30S/PKI
Kesehatan soekarno menurun sejak pertengahan Agustus 1965 hingga menjelang terjadinya G30S telah tersebar berita sakit parahnya presiden soekarno. Menurut Roeder (1987), telah menjadi kebiasaan sebelumnya bahwa apabila Panglima Angkatan Darat berhalangan, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) ditunjuk sebagai penjabatnya. Menurut Sucipto (2013), mengingat Soekarno adalah Pemimpin Besar Revolusi (PBR), beliau mengumumkan dan memanggil semua panglima angkatan bersenjata bersama wakil perdana menteri dan pejabat penting lainnya. Pimpinan angkatan darat langsung berada di tangan beliau dan tugas-tugas sehari-hari dijalankan oleh Mayjen Pranoto Reksosamodra, sedangkan Mayjen Soeharto Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (KOSTRAD) ditunjuk untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban.
Soeharto adalah seseorang yang mengetahui rencana peristiwa Gerakan 30 September tahun 1965. Pemberontakan G30S/PKI telah dilaporkannya kepada Soeharto pada 28 September 1965, dua hari sebelum penculikan para jenderal terjadi. Tetapi Soeharto selaku Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) tidak menggagalkan peristiwa yang membahayakan Soekarno selaku presiden.
Para ahli sejarah dan politik yang berpendapat bahwa Soeharto bukan tipe orang yang pintar yang bisa merancang kudeta secara sistematis. Soeharto hanyalah orang yang sudah tahu kejadian tersebut, melalui pertemuannya dengan Untung dan Latief.
Sehingga ia menjadi orang yang paling siap menghadapi sesuatu yang akan terjadi. Kesiapan Soeharto inilah yang menjadi senjata yang untuk menumpas Partai Komunis Indonesia (PKI) dan merebut kekuasaan dari Soekarno.
Menurut Pambudi (2006), belum jelas siapa dalang Gerakan 30 September, namun implikasi yang ditimbulkannya sangatlah jelas, Mayor Jenderal Soeharto berhasil mengambil alih Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) sepeninggalan Letnan Jenderal Ahmad Yani yang gugur dalam usaha perebutan kekuasaan di Lubang Buaya. Setelah Mayor Jenderal Soeharto berhasil menumpas komplotan Untung, target berikutnya membersihkan kekuasaan Presiden Soekarno. Penekanan Presiden untuk membubarkan Partai Komunis secara resmi, adalah jalan dipilihnya.
Sumber:
Eka Mandala. 2023. 14 Januari PKI Menuntut Buruh dan Tani Bersenjatai. Pinhome.id. Diambil dari https://www.pinhome.id/blog/pki-menuntut-buruh-dan-tani-dipersenjatai/
Andrianto. 2016. Kontroversi Keterlibatan Soeharto dalam Penumpasan G30S/PKI 1965. FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Diambil dari https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Kalpa/article/view/1591/1400
Nurasa Prasari. 2022. Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya. Hops.id. Diambil dari https://www.hops.id/trending/pr-2944958353/apa-itu-peristiwa-berdarah-g30spki-ini-penjelasannya
Annisa Medina Sari. 2023. G30S/PKI: Sejarah, Tujuan dan Tokoh yang Gugur. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Diambil dari https://fahum.umsu.ac.id/g30s-pki/
CFA 2023 : Berbagi Kebaikan Untuk Sejuta Senyuman
Chemistry For All (CFA) 2023 telah dilaksanakan pada 16 - 23 Juli 2023 di Kampung Cigadog RW.09 Desa Tanjung Wangi Kec. Cicalengka Kab. Bandung dengan beberapa rangkaian kegiatan, yaitu :
Chemistry Educate (Chemducate) berupa kegiatan membantu pengajaran di MI dan TK yang terdapat di Kampung Cigadog
Fun Science berupa pengenalan sains secara sederhana kepada siswa - siswi MI
Bersama Peduli Akan Lingkungan (Berpaling) berupa penyuluhan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya kepada siswa - siswi MI dan pemberian inventaris berupa tong sampah kepada MI
Chemistry Counseling merupakan penyuluhan Lingkungan kepada masyarakat Kampung Cigadog tentang pemilahan sampah.
Co Care Chemistry merupakan kegiatan berupa pembagian sembako kepada masyarakat setempat dengan langsung mendatangi rumah warga.
Cek Mata Gratis adalah hasil kerjasama CFA HIMASAKI dengan Indonesia Melihat, berupa pemeriksaan mata gratis bagi warga kampung cigadog.
Chemistry Liliuran merupakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar bersama-sama dengan warga kampung cigadog.
Tablig Akbar adalah kegiatan pengajian dan tausiyah dari ustadz lalu dilanjutkan dengan tanya jawab.
Antusias dari masyarakat Kampung Cigadog membuat setiap kegiatan yang dicanangkan dapat terlaksana dengan sukses dan meriah. Di mulai dari rangkaian pembukaan yang dihadiri oleh perangkat Desa Tanjung Wangi, ketua RW Kampung Cigadog dan tokoh masyarakat.
Respon positif dari masyarakat Cigadog membakar semangat Panitia CFA untuk menjalankan setiap program kerja dengan maksimal. Pada kegiatan Pemeriksaan Mata Gratis, masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan ini, beberapa masyarakat di luar kampung Cigadog pun turut hadir dan berterima kasih atas penyediaan ini.
Keterlibatan dari Karang Taruna dan Ibu - Ibu PKK pun turut menyertai dalam beberapa program kerja, khususnya pada kegiatan Penutupan dan Tabligh Akbar. Kerja sama dengan dua pihak ini meningkatkan massa yang datang ke program yang kami laksanakan, seperti halnya pada Tabligh Akbar yang menjadikan banyak remaja ikut serta dalam kajian, mudah - mudahan bisa menjadi sebuah kebiasaan baru.
Chemistry For All (CFA) 2023 sukses menggaet Milk Life, Sambal Goreng SS, Setia Logam Putra untuk berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian dari Chemistry For All.
Rangkaian kegiatan CFA ditutup oleh kegiatan panggung gembira yang diisi oleh penampilan-penampilan dari anak-anak kampung cigadog yang sudah dilatih selama satu pekan oleh rekan-rekan panitia CFA. Selain itu, warga pun turut memeriahkan dengan menyumbang penampilan. Kegiatan CFA ditutup dengan penampilan panitia sekaligus berpamitan pada warga Cigadog, rasa haru dan bangga menyelimuti perasaan kami semua karena rangkaian kegiatan CFA memberikan kesan yang baik dimata warga cigadog.
Hari Ozon Internasional tahun 2023
Hallo Markisa!
Markisa tau gak sih kalau hari ini diperingati sebagai hari apa? Yap betul sekali seperti yang sudah dilihat di postingan terbaru di instagram @himasaki_uinbdg, kalo hari ini kita lagi memperingati Hari Ozon Internasional Tahun 2023 dengan Tema “Montreal Protocol : fixing the ozone layer and reducing climate change atau Montreal Protocol : memperbaiki lapisan ozon dan mengurangi perubahan iklim”.










