Showing posts with label DepartemenLuarNegeri. Show all posts

  • Masa Kelam Bulan September

    0


    Apa kabar markisa? Tidak terasa bulan september sudah berakhir. Markisa masih ingat bulan september kita sempat memakai pakaian hitam-hitam? Pakaian ini menyiratkan untuk mengenang dan tidak lupa terhadap rentetan peristiwa kelam yang terjadi pada bulan september. Apalagi dari DEMA-FST menyuarakan dalam “Saintek Hitam” untuk menyampaikan aspirasinya. Peristiwa apa saja yang terjadi pada bulan september ini? Yuk kita bahas.

    1.      Tragedi 65

    Masa kelam dalam sejarah Indonesia yang dikenal dengan sebutan “Tragedi 65” masih menjadi kenangan yang menyakitkan dan kontroversial dalam sejarah negeri ini. Pada tanggal 30 September 1965, dimulailah suatu peristiwa yang mengubah jalannya sejarah Indonesia. Gerakan 30 September (G30S), sekelompok perwira militer yang berupaya menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno, diawali dengan penculikan dan pembunuhan enam jenderal TNI. Peristiwa ini menimbulkan kekacauan pada struktur militer dan politik Indonesia saat itu.Setelah kudeta yang gagal ini, pembunuhan terhadap anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dan pendukungnya terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Pembantaian yang terjadi dalam skala dan skala yang tak terbayangkan ini telah memakan korban ribuan hingga jutaan orang, terutama di Pulau Jawa dan Bali. Masih banyak pertanyaan dan kontroversi seputar kasus ini. Identitas sebenarnya dan motivasi terjadinya G30S masih belum jelas, dan banyak yang meyakini keterlibatan pihak asing. Selain itu, dampak dan implikasi politik dari peristiwa ini masih terasa hingga saat ini. Kenangan akan “Pembantaian 65 tahun” merupakan pengingat yang menyakitkan akan perpecahan dan kekerasan yang melanda Indonesia. Bahkan setelah lebih dari setengah abad, peristiwa tersebut tetap menjadi salah satu periode tersulit dalam sejarah negara ini.

    2.      Peristiwa Tanjung Priok

    Peristiwa Tanjung Priok terjadi pada tanggal 13 September 1984, ketika aparat keamanan membubarkan pertemuan yang dihadiri sekelompok umat Islam yang mengenakan ibadah Jumat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Krisis ini berujung pada kerusuhan dan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan. Banyak saksi menggambarkan saat-saat kebingungan dan ketakutan, dan beberapa laporan menggambarkan pemukulan dan penangkapan. Kejadian ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan luka-luka dalam pertemuan tersebut. Krisis Tanjung Priok telah menarik perhatian nasional dan internasional sehingga menimbulkan banyak keributan dan pertanyaan terhadap kebijakan pemerintah dan tindakan aparat keamanan. Permasalahan ini menunjukkan bahwa pelanggaran HAM dan kekerasan semacam ini tidak boleh terjadi di negara demokratis seperti Indonesia. Meski sudah lebih dari empat puluh tahun berlalu sejak kejadian ini, kenangan akan kejadian Tanjung Priok masih membekas. Dalam September kemarin, memikirkan peristiwa-peristiwa ini untuk mengingatkan kita bahwa kita harus bekerjasama untuk menjamin keadilan, hak asasi manusia dan perdamaian. Biarkan masa lalu menjadi pelajaran yang berguna untuk masa depan yang lebih baik.

    3.      Tragedi Semanggi II

    Tragedi ini menjadi peristiwa besar dalam perjalanan Indonesia menuju perubahan politik dan sosial. Pada tanggal 9 September 1999, ribuan orang berkumpul di sekitar Jembatan Semanggi, Jakarta, dalam demonstrasi damai yang berubah menjadi tragedi yang tak terlupakan. Awalnya, protes tersebut bermula dari protes mahasiswa dan aktivis yang menuntut lebih banyak perubahan kebijakan dan perbaikan di pemerintahan. Mereka mengutuk korupsi, pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan pasukan keamanan. Namun, ketegangan meningkat ketika aparat keamanan panik dan berusaha membubarkan protes. Bentrokan sengit terjadi antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan di sekitar Jembatan Samanggi. Hal ini mengakibatkan banyak kematian dan luka serius di antara peserta protes. Tragedi ini menjadi pengingat menyakitkan tentang risiko yang dihadapi oleh mereka yang memperjuangkan perubahan dalam sistem politik dan pemerintahan yang ada. Meskipun telah ada tanda-tanda perbaikan dalam tata kelola pemerintahan dan perubahan sosial sejak saat itu, Tragedi Semanggi II tetap menjadi pengingat tentang pentingnya dialog dan negosiasi dalam menanggapi aspirasi rakyat. Dalam September kemarin, merenungkan peristiwa ini sebagai bagian dari sejarah Indonesia yang melahirkan semangat untuk melanjutkan perjuangan demi perubahan yang lebih baik dan mendorong pemerintahan yang transparan, adil, dan jujur. Tragedi Semanggi II menunjukkan kepada kita bahwa perubahan yang damai adalah sesuatu yang dihargai dan perlu diperjuangkan, dan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa tuntutan rakyat didengar dan dihormati. Semangat reformasi terus berkobar, mendorong kita untuk meraih masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia.

    4.      Pembunuhan Munir

    19 tahun lalu, Indonesia kehilangan salah satu tokoh HAM paling terkenal, Munir Saeed Thalib. Pembunuhan Munir pada 7 September 2004 akan tetap menjadi kenangan kelam dalam sejarah Indonesia dan dunia internasional. Munir, pendiri dan ketua eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, dikenal karena perjuangannya melawan pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia. Ia merupakan tokoh yang berani dalam mengungkap kejahatan pemerintah dan pelanggaran hak asasi manusia di tingkat tertinggi pemerintahan. Kecelakaan itu terjadi saat Munir dalam perjalanan dari Jakarta menuju Amsterdam di Belanda dengan penerbangan Garuda Indonesia. Dia meninggal karena keracunan arsenik dalam penerbangan ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya zat arsenik yang disuntikkan ke dalam minumannya di dalam pesawat. Meski pelaku pembunuhan ini akhirnya divonis bersalah, banyak yang percaya bahwa pelaku di balik tindakan ini punya peran. Pembunuhan Munir menarik perhatian internasional dan menyoroti pentingnya mendukung aktivis hak asasi manusia yang berani menyuarakan keadilan. Penyebab terbunuhnya Munir menjadi pengingat bahwa perjuangan keadilan dan kemanusiaan harus terus berlanjut, dan kebenaran harus selalu terungkap apapun hambatannya.

    5.      Protes reformasi telah usai

    Pada tahun 2019, mahasiswa Indonesia bangkit dalam demonstrasi yang disebut "Reformasi yang Rusak". Demonstrasi ini bukan sekadar protes. Inilah kisah mahasiswa Indonesia yang berani bicara tentang perubahan sistem politik dan pemerintahan. Protes dimulai pada September 2019, ketika mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia turun ke jalan untuk mengungkapkan kekesalannya terhadap kebijakan pemerintah yang disebut-sebut mematikan kepentingan masyarakat untuk tujuan politik dan komersial. Protes ini juga mengecam korupsi yang merajalela di tingkat pemerintahan. Puncak protes terjadi pada 30 September 2019, ketika ribuan mahasiswa berkumpul di berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Mereka mengadvokasi amandemen beberapa undang-undang yang dianggap bermasalah saat itu (RUU RKUHP, RUU Pertambangan dan Batubara, RUU Pertanahan, RUU Perubahan, RUU Rekrutmen, RUU SDA) dan pencabutan UU Komisi Pemberantasan Korupsi, reformasi manajemen dan humaniora. Pelanggaran dan transparansi pada organisasi pemerintah Indonesia dan pencegahan kerusakan lingkungan. Aksi protes ini berlangsung damai sebelum terjadi bentrok dengan aparat keamanan sehingga menimbulkan kekerasan yang terjadi di banyak tempat. Meski penuh kekerasan, aksi ini merupakan pengingat akan pentingnya mahasiswa dalam mengubah tatanan negara ini.

    Peristiwa September Hitam menjadi pengingat akan tantangan yang telah dan terus dihadapi masyarakat Indonesia. Dengan mencermati sejarah ini, diharapkan dapat memahami bagaimana masa lalu berdampak pada Indonesia saat ini, dan menjadi pelajaran untuk tidak mengulangi apa yang terjadi.

     

    Referensi

    Putri, D. (n.d.). September Hitam: Rentetan Sejarah Kelam Pelanggaran HAM di Indonesia. Diambil dari https://www.detik.com/jabar/berita/d-6912982/september-hitam-rentetan-sejarah-kelam-pelanggaran-ham-di-indonesia

    Apa kabar markisa? Tidak terasa bulan september sudah berakhir. Markisa masih ingat bulan september kita sempat memakai pakaian hitam-hitam?...
  • Berita Acara Chemistry For All 2024

    0

    Chemistry For All merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pada tahun 2024 ini mengusung tema "Tebar kebaikan rajut kenangan untuk sejuta cahaya harapan." Alhamdulillah kegiatan CFA 2024 telah terlaksana pada tanggal 14-21 Juli 2024, bertempat di KP. Cicadas RW 03 Desa Tanjung Wangi Kec. Cicalengka Kab. Bandung.

    Adapun pada pelaksanaan nya CFA melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya :

    1. Chemducate, meliputi fun science dan fun games sebagai bentuk kepedulian pada anak-anak di bidang pendidikan

    2. Chemcouns, merupakan sosialisasi bersama narasumber dari dosen atau civitas akademik mengenai lingkungan beserta aplikasi nya ke warga.

    3. Pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi cek tekanan darah dan gula darah.

    4. Pemeriksaan kesehatan mata gratis merupakan kegiatan pemeriksaan mata warga yang bekerja sama dengan Indonesia Melihat

    5. Berpaling SD merupakan kegiatan menyenangkan di sekolah dengan mengadakan sosialisasi tentang sampah dan melaksanakan janji 3R

    6. Tabligh Akbar yakni acara pengajian Al-Quran bersama masyarakat desa

    7. Pemasangan PJU merupakan kegiatan pemasangan penerangan jalanan umum di spot-spot yang masih gelap yang mana diharapkan dapat bermanfaat bagi desa tersebut.

    8. Liliuran merupakan kegiatan kerja bakti di lingkungan desa.

    9. Co Care Chemistry merupakan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

    10. Pesta rakyat merupakan kegiatan penutupan yang diisi oleh penampilan-penampilan dari masyarakat maupun panitia.

    Kegiatan-kegiatan tersebut terlaksana dan berjalan dengan lancar salah satunya berkat dukungan juga antusiasme para warga, selain itu peran tokoh masyarakat seperti Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT serta Karang Taruna setempat turut menjadi faktor keberhasilan dari setiap kegiatan yang dilakukan. Tidak lepas juga dari respon positif masyarakat Cicadas yang ingin turut andil dalam kegiatan yang dilaksanakan.

    Dengan dilaksanakannya kegiatan Chemistry For All 2024 diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Cicadas maupun masyarakat kimia, dan tali silahturami yang sudah terjalin semoga bisa terus dipertahankan. Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di dalam kegiatan chemistry for all 2024 ini semoga apa yang kalian berikan mandapat ganti yang berlipat ganda dari Allah SWT, sampai jumpa di CFA 2025!!

    Chemistry For All merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pada tahun 2024 ini mengusung tema "Tebar kebaikan rajut kenangan un...
  • PENGUMUMAN PANITIA KIMIA BERKUNJUNG 2024

    0

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. 


    Halo Sobat Pengurus !🙌


    Telah tiba waktu nya pengumuman orang-orang luar biasa yang akan menyukseskan kegiatan Kimia Berkunjung perdana ini🔥


    Selamat kepada seluruh panitia Kimia Berkunjung yang telah diterima untuk menjalankan Kepanitian Kimia Berkunjung Goes To ITB 2024.


    Semoga dengan antusiasme dan dedikasi para panitia, diharapkan Kimia Berkunjung 2024 berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta.


    Selamat menjalankan tugas dan mengemban amanah, mari kita sukseskan acara Kimia Berkunjung ini dengan ikhlas dan kerja keras🙌


    Berikut kami lampirkan: 

    Susunan kepanitiaan Kimia Berkunjung 2024.


    Steering Committee (SC)      : Alifah Refinaya Drajat

    Organizing Committee (OC) : Yanti Susanti

    Sekretaris OC                     : Akhmad Naufal Al Rafsanjani

    Bendahara OC                   : Ilmi Fauziyah


    *Bidang-Bidang.*


    *Bidang Acara*


    OC : Ariel Al Farizi

    Staf

    1.Nova Nur Sofariah

    2.Arkan Fauzan Arif

    3.Dwi Prafitaningtias


    *Bidang Korlap dan Logistik*

    OC : Ahmad Fajar Alfa Goin

    Staf

    1.Isna Nazala Firni

    2.M Alief Maulana 

    3.Anshel Aymar Rahman

    4.Mia Fadilah


    *Bidang Kestari*

    OC : Sanna Zakiyah 

    Staf

    1.Nabilah Annisa

    2.Tessa Rahayu


    *Bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi*

    OC : M. Humam Adzkia

    Staf

    1.Addy Maulana Alfarisi

    2.Faiza Auliya

    3.Adinda Maulida


    *Bidang Konsumsi dan Kesehatan*

    OC : Nindya Putri Apsarini

    Staf

    1.Devi Novia Sari

    2.Aulia Az-Zahra


    Satu Bersama Selamanya Jaya Jaya Jaya!!!!

    Wassalamualaikum Wr. Wb.


    ==========================

    #BidangHUMAS

    #DepartemenLuarNegeri

    #HIMASAKI2024

    #KabinetValensi

    #SatuBersamaSelamanya

    #EksploratifSinergisAspiratif

    #InspiratifKolaboratifHumas24

    #GoesToITB

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.  Halo Sobat Pengurus !🙌 Telah tiba waktu nya pengumuman orang-orang luar biasa yang akan menyukseskan kegiatan Kim...
  • NODA KIMIA SEBAGAI TEREALISASINYA PERINGATAN DONOR DARAH SEDUNIA

    0

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Halo sobat Sosial!!

    Tau ga sih tanggal 14 Juni kemarin di peringati sebagai hari apa?? Yap, betul sekali tanggal 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day dengan tema "20 years of celebrating giving: thank you blood donors". Tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran terkait pentingnya darah dan produk darah yang aman, selain itu peringatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada pendonor yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Dari kesukarelaan para pendonor ini pula, mampu menyelamatkan banyak nyawa.


    Lalu sobat sosial tau ga sih gimana awalnya ada Hari Peringatan Donor Darah Sedunia?? Nah, dilansir dari Laman World Health Organization(WHO), hari donor darah pertama kali diperingati pada 2004, dan berselang setahun kemudian hari peringatan ini dijadikan acara global oleh Majelis Kesehatan Dunia. Pada 2005, seluruh menteri kesehatan satu dunia sepakat dan menggemakan komitmen pada donor darah didalam Sidang Kesehatan Dunia Ke-58 melalui resolusi WHA58.13, berdasarkan kesepakatan tersebut maka ditetapkanlah pada tanggal 14 Juni sebagai Hari Donor Darah Sedunia. 

    Lalu kenapa harus pada 14 Juni?? Karena pada 14 Juni bertepatan dengan hari ulang tahun Karl Landstainer, beliau adalah ahli biologi dan dokter dari Austria yang menemukan transfusi darah modern.


    Lalu kenapa kita harus donor darah? Donor darah banyak mengandung manfaat, selain dari membantu orang lain yang mendapatkan transfusi, diantaranya adalah: 

    1. memperlancar peredaran darah dan meningkatkan produksi sel darah merah

    2.menjaga kadar zat besi dalam darah agar lebih stabil

    3. menurunkan kolesterol 

    4. menurunkan berat badan

    Itu dia beberapa khasiat dari donor darah. Tentunya masih banyak khasiat lainnya dari donor darah. Sehubungan dengan donor darah, bidang sosial masyarakat HIMASAKI sudah melaksanakan kegiatan donor darah.


    Kegiatan donor darah atau NODA KIMIA ini dilaksanakan pada tanggal 27 mei 2024, bertempat di Aula Fakultas Sains dan Teknologi. Bekerjasama dengan KSR PMI UNIT UIN SGD Bandung dan UDD Kabupaten Sumedang, kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00 WIB -13.00 WIB. Kegiatan ini terbuka untuk umum, sehingga banyak mahasiswa diluar jurusan Kimia bahkan diluar mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi yang turut ikut andil dalam kegiatan ini, ada 56 orang sebagai calon pendonor dan 33 orang sebagai pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya. NODA KIMIA diharapkan bisa menjadi agenda rutin dan dapat menjadi pengingat bahwa kita selaku mahasiswa wajib menjaga kesehatan. Terimakasih banyak kepada sobat sosial yang telah mendonorkan darahnya, semoga darah yang didonorkan bisa menjadi manfaat bagi yang menerima, aamiin. 


    ==================================


    #NODAKIMIA

    #BidangSOSMASXINFOKOM

    #DepartemenLuarNegeri

    #KabinetValensi

    #HIMASAKI2024

    #SatuBersamaSelamanya

    #EksploratifSinergisAspiratif

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Halo sobat Sosial!! Tau ga sih tanggal 14 Juni kemarin di peringati sebagai hari apa?? Yap, betul...
  • PENGUMUMAN PANITIA CFA 2024

    0

     [Pengumuman Panitia Open Recruitment Chemistry For All 2024]


    Halo Markisa!🙌


    Selamat Sore, Terima kasih atas antusiasmenya untuk menjadi bagian dari Chemistry For All 2024!🤩


    Selamat kepada seluruh panitia pengabdian masyarakat yang telah diterima untuk menjalankan pengabdian masyarakat CFA 2024🙌


    Semoga amanah yang diberikan kepada kita dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang kita layani😉😊


    SUSUNAN KEPANITIAAN

    CHEMISTRY FOR ALL (CFA) 2024

    Steering Committee (SC) : Muhammad Humam Adzkia

    Organizing Committee (OC) : Sanna Zakiah

    Sekretaris OC : Alifah Refianaya Drajat

    Bendahara OC : Nindya Putri Apsarini


    Bidang-Bidang

    Bidang Pendidikan

    OC : Yanti Susanti

    Staf : Meylani Nurul Fauziyyah

    • Nurul ‘Adni Ibrahim Ramelan

    • Alsya Amalia

    • Rahma Nur Fitria


    Bidang Sosial.

    OC : Fiona Putri Septiani

    Staf : Nayla Marwah N

    • Rifdah Rihadatul’Aisy

    • Tazkiyah Khairunnisa Ilham

    • Syifa Alya


    Bidang Lingkungan.

    OC : Akhmad Naufal Al Rafsanjani

    Staf : Farhah Azzah Fauziyyah

    • Yulinda Ayu Nabilah

    • Tsaniyya Wirdiyan

    • M Alief Maulana 


    Bidang Korlap dan Logistik. 

    OC : Ahmad Fajar Alfa Goin

    Staf : Nur Najuda Karim

    • Addy Maulana Alfarisi

    • Silfani Andiniyati

    • Tsania Saadi Ridwan

    • Irliani Putri Aulia


    Bidang Humas dan Danus.

    OC : Ariel Al Farizi

    Staf : Iklima Nur Aulia

    • Selasih Khaira Annisa

    • Sutiadi Dedi Irawan

    • Abdan Syakuro


    Bidang Kestari.

    OC : Isna Nazala Firni 

    Staf : Nasywa Putri Alzahra

    • Rara Azzahra

    • Citra Putri Kurnia


    Bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi.

    OC : Faiz Rofiqoh

    Staf : Saifullah Ahmad Khadafi

    • Rika Octaviyani

    • Nabila Nafisah Ramadania

    • Mohamad Ferdiansyah


    Bidang Konsumsi dan Kesehatan.

    OC : Ilmi Fauziah

    Staf : Sarah Mardiyanti

    • Hilma Nurul Aulia

    • Rida Diana

    • Raihan Fathirriza

    • Dwi Prafitaningtias


    We are so gratefull that you were able to join us for our special event. See you at the first meeting!👋


    Stay tune for more updates!✨

    ====================================

    #CFA2024

    #BidangSosmas

    #HIMASAKI2024

    #KabinetValensi

    #SatuBersamaSelamanya

    #EksploratifSinergisAspiratif

     [Pengumuman Panitia Open Recruitment Chemistry For All 2024] Halo Markisa!🙌 Selamat Sore, Terima kasih atas antusiasmenya untuk menjadi ba...
  • Chemistry Leadership Training (CLT) 2023

    0
    Pada hari Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 November 2023, telah diselenggarakan Chemistry Leadership Training dengan tema “Optimalisasi Kepemimpinan Mahasiswa Sains Kimia yang Visioner, Beretika, dan Bertanggung jawab” di ruangan kelas 3.08 di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung. Acara ini dihadiri oleh peserta dari mahasiswa baru jurusan  kimia angkatan 2023.

    Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan hangat dari ketua jurusan kimia, ketua umum HIMASAKI, ketua umum Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, ketua umum Dewan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi,

    Sesi-sesi selanjutnya dirancang dengan cermat untuk memberikan wawasan mendalam tentang peran dan tanggung jawab seorang pemimpin dalam berorganisasi. Beberapa topik yang dibahas meliputi:

    1. Etika Dalam Berorganisasi Dipandu oleh kang Yusri Fauzan, S.si
    2. Analisis Diri dan Kondisi  Dipandu oleh kang Dani Muhammad Ramdani
    3. Manajemen Konflik dan Resiko Dipandu oleh kang Rizki Adityawan, S.si
    4. Tor dan Korespondensi Dipandu oleh kang Ashab Abdul Hakim

    Acara ditutup dengan diadakannya final tes untuk menguji pemahaman para peserta mengenai materi yang sudah diberikan pada acara ini, lalu dilakukan pengumuman peserta terbaik selama pelaksanaan acara Chemistry Leadership Training ini.

    Seluruh peserta yang dianggap telah memenuhi kriteria penilaian sesuai yang telah disesuaikan dengan tujuan dari kegiatan ini diberikan sertifikat atas partisipasinya dalam kegiatan acara Chemistry Leadership Training.


    Dokumentasi 

    Kematerian tentang etika berorganisasi
    Kematerian tentang analisis diri dan kondisi
    Kematerian tentang manajemen konflik dan resiko
    Kematerian tentang tor dan korespondensi
    Pada hari Sabtu dan Minggu, 25 dan 26 November 2023, telah diselenggarakan Chemistry Leadership Training dengan tema “Optimalisasi Kepemimpi...
  • OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) 2023

    0

    OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) merupakan kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru dengan tujuan yaitu untuk mengenalkan lebih jauh terkait jurusan Kimia dan Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (Himasaki). Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa baru untuk mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan ketika kegiatan perkuliahan nanti. Kegiatan OKSI 2023 diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa baru dari semua jalur masuk. Dalam kegiatan ini juga para mahasiswa baru diharapkan dapat mulai saling mengenal antara satu dengan yang lain nya agar saat perkuliahan nanti dimulai sudah tidak asing lagi dan  menjadi lebih akrab saat bertemu dalam kelas perkuliahan nantinya.

    Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 30 September - 5 November 2023. OKSI ini bertemakan "Aktualisasi Mahasiswa Kimia yang Adaptif, Aktif, dan Kritis untuk Pribadi Tangguh di Masa Kuliah". Pada kegiatan tanggal 30 September 2023, dilakukan Opening Ceremony dengan turut mengundang Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi, Bapak Undang Syaripudin, S.H., M.Kom. dan juga ketua Jurusan Kimia Bapak Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim. yang dilanjutkan dengan materi Wahyu Memandu Ilmu oleh Bapak Dr. Dede Suhender, M.Si. serta kekimiaan dan prospek kerja oleh Ibu Rizka Fitriyani, S.Pd., M.Si dan Fajar Gunawan, S.Si.

    Pada tanggal 1 oktober 2023, mahasiswa baru diperkenalkan dengan budaya serta prospek jurusan yang terdapat di jurusan kimia melalui pengenalan organisasi HIMASAKI (Himpunan Mahasiswa Sains Kimia), IKAHIMKI (Ikatan Himpunan Kimia Indonesia) dan IKASAKI (Ikatan Alumni Sains Kimia) dan pengenalan komunitas yang berada di Jurusan Kimia. Pada tanggal 7 Oktober 2023 dilanjutkan dengan pematerian sidang dan juga simulasi sidang yang diisi oleh Yusri Fauzan, S.Si.

    Kegiatan selanjutnya dilakukan dengan mentoring yang diisikan dengan materi Manajemen Kepemimpinan dan Organisasi, Manajemen Waktu, Kepemimpinan dalam Islam, Critical Thinking, Penulisan Jurnal dan Laporan, Isu Kimia yang diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa baru untuk menghadapi perkuliahan yang akan dijalani. Selanjutnya kegiatan OKSI ini dilanjutkan dengan kegiatan outdoor pada tanggal 3 November 2023 - 5 November 2023 dilaksanakan selama tiga hari dua malam. Kegiatan ini dilaksanakan di luar area kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau bertempat di Villa Rumba Camp Cilengkrang. Kegiatan outdoor dilakukan untuk menjalin rasa kekeluarga diluar kampus antar sesama warga kimia. Rangkaian kegiatan outdoor dimulai dari focus group discussion, pos to pos, materi dan simulasi advokasi, sidang pemilihan ketua angkatan, sharing section, dan penutupan kegiatan OKSI oleh ketua jurusan kimia Bapak Eko Prabowo Hadisantoso, M.Pkim.

    Dokumentasi 

    OKSI (Orientasi Kemahasiswaan Sains Kimia) merupakan kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru dengan tujuan yaitu untuk mengenalkan lebih jauh...
  • CHEMISTRY GRADUATE GATHERING: SEBUAH UPAYA PELEPASAN WISUDAWAN JURUSAN KIMIA

    0
    Potret kegiatan CGG 93 di belakang laboratorium UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 16 September 2023

    Potret kegiatan CGG 94 di Fakultas Sains dan Teknologi Kampus I lUIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 9 Desember 2023

    Potret kegiatan CGG 95 di Fakultas Sains dan Teknologi Kampus I lUIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 23 Desember 2023

    Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (HIMASAKI) mengadakan acara Chemistry Graduate Gathering (CGG) angkatan 93, 94, dan 95 yang dilaksakan di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Acara ini diadakan pada tanggal 16 September 2023, 9 Desember 2023, dan 23 Desember 2023.
    Chemistry Graduate Gathering merupakan acara selebrasi, apresiasi dan pelepasan Wisudawan Jurusan Kimia Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
    Bidang Humas, Pelaksana kegiatan, menjelaskan tujuan diadakannya acara ini salah satunya untuk menjaga hubungan baik dan silaturahmi yang lancar secara internal, meningkatkan bentuk appreciating dan sharing antara satu sama lain secara internal, dan Membentuk citra yang baik dari mahasiswa kimia UIN SGD Bandung terhadap masyarakat kampus
    Potret kegiatan CGG 93 di belakang laboratorium UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Sabtu, 16 September 2023 Potret kegiatan CGG 94 di Fakul...
  • [PENGUMUMAN PANITIA CLT 2023]

    0

    Bismillahirrahmanirrahim

    Assalamualaikum Wr.Wb.


    Hallo Markisa👋

    Selamat untuk orang-orang luar biasa yang terpilih menjadi bagian dalam kepanitiaan CLT 2023 🤩✨


    Selamat menjalankan tugas dan mengemban amanah, mari kita sukseskan acara CLT tahun ini dengan kerja keras dan semangat🥳


    Untuk susunan kepanitiaan lengkapnya dapat dilihat sebagai berikut⬇⬇


    Steering Committee (SC) : Intan Purnamasari

    Organizing Committee (OC) : Anshel Aymar Rahman

    Sekertaris OC : Ilham Maulana Syahidan

    Bendahara OC : Syahla Putri Awaliyyah 


    Bidang Acara

    Ketua Bidang : Susi Annisah

    Staff Bidang : 

    Fitri Syahriah Mubarokah

    Tia Esti Pebriyanti

    Silvia Novitasari


    Bidang Kestari

    Ketua Bidang : Nayla Marwah Nandika

    Staff Bidang :

    Annisatul Miftahul Jannah

    Rara Azzahra

    Salsabila Meysa


    Bidang Korlog

    Ketua Bidang : Raden Vina Fitriana

    Staff Bidang :

    Adiani Nurul Hayati

    Nursita Mawwadah

    Azka Nur Aulia 


    Bidang Konsumsi dan Kesehatan

    Ketua Bidang : Hannit Levi Pilliang

    Staff Bidang :

    Jeanny Nuarista Aulia

    Lean kamalr

    Yulia Dwi Nurhayati


    Bidang PDD

    Ketua Bidang : Alya Zazkia Nadila 

    Staff Bidang :

    Aulia Nur Sabila

    Muhammad Humam Adzkia

    Selasi Khaira Annisa


    Bidang Rekap dan Proses (Rekpro)

    Ketua Bidang : Yani Anggraeni

    Staff Bidang :

    Ajeng Pina

    Dessy Tri Wulandari

    Hilma Nurul Aulia

    Nabilah Annisa

    Rahmawati Nuraeni

    Renaldi Arif Maulana

    Salma Widra Andriani



    Wassalamualaikum Wr. Wb.


    Satu Bersama Selamanya Jaya Jaya Jaya!!!!


    ====================================


    #DepartemenDalamNegeri

    #BidangKaderisasi

    #PanitiaCLT2023

    #BidangInfokom

    #HIMASAKI2023

    #KabinetGrafena

    #SatuBersamaSelamanya

    Bismillahirrahmanirrahim Assalamualaikum Wr.Wb. Hallo Markisa👋 Selamat untuk orang-orang luar biasa yang terpilih menjadi bagian dalam kepa...
  • Peristiwa Pemberontakan G30S/PKI

    0

    G30S PKI adalah sebuah peristiwa bersejarah yang terjadi pada malam tanggal 30 September hingga awal 1 Oktober 1965 di Indonesia. Peristiwa ini juga dikenal dengan sebutan Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) dan Gestok (Gerakan Satu Oktober).

    Gerakan ini melibatkan pembunuhan enam perwira tinggi militer Indonesia dan beberapa orang lainnya dalam usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

    Peristiwa G30S PKI terjadi pada masa pemerintahan Presiden Sukarno yang menjalankan sistem “Demokrasi Terpimpin”. PKI, sebagai partai Stalinis terbesar di luar Tiongkok dan Uni Soviet, memiliki jumlah anggota yang sangat besar. Selain itu, PKI juga mengontrol gerakan serikat buruh dan gerakan petani di Indonesia. PKI memiliki lebih dari 20 juta anggota dan pendukung yang tersebar di seluruh daerah.


    Tujuan G30S/PKI

    Gerakan 30 September PKI memiliki tujuan yang menjadi perdebatan dan interpretasi berbeda. Namun, beberapa tujuan umum yang dihubungkan dengan gerakan ini adalah:

    1. Pengambil alihan Kekuasaan

    2. Mendukung Agendas Komunis

    3. Menghapus Pengaruh Militer

    4. Menghapus Faksi – Faksi Tertentu

    5. Menciptakan Perubahan Sosial


    Perwira yang Gugur

    Dalam peristiwa Gerakan 30 September PKI, tujuh perwira tinggi militer Indonesia tewas sebagai hasil dari serangan yang terjadi. Para perwira yang gugur adalah:

    1. Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani

    2. Mayor Jendral Raden Soeprapto

    3. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono

    4. Mayor Jendral Siswondo Parman

    5. Brigadir Jendral Donal Isaac Panjaitan

    6. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo

    7. Letnan Pierre Aandreas

    Kematian perwira-perwira ini merupakan bagian dari peristiwa tragis yang mengguncangkan Indonesia pada waktu itu dan membawa dampak yang signifikan terhadap dinamika politik dan militer di negara tersebut.


    Faktor pemicu timbulnya pemberontakan G30S-PKI 

    Sebelum terjadinya pemberontakan G30S (Gerakan 30 September) di Indonesia pada 30 September 1965, Partai Komunis Indonesia telah menjadi salah satu partai terbesar di Indonesia serta telah merangkul presiden soekarno, mempengaruhi dan membina sejumlah besar perwira-perwira Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan menguasai sebagian besar organisasi-organisasi nasional vital yang ada di Indonesia. Selain dari itu, juga tersebar kabar bahwa terjadi perpecahan di kalangan Angkatan Darat (AD) dan membuat fitnah-fitnah untuk menyingkirkan pimpinan Amerika Serikat (AS) yang ada dengan menggantinya dengan tokoh-tokoh perwira yang pro-komunis. 

    Setelah pengumuman berlakunya demokrasi terpimpin pada Juli 1969 yang bertujuan untuk mengatasi pertikaian antar partai-partai politik yang sudah ada, Partai Komunis Indonesia tampaknya memanfaatkan hal tersebut. Terjadilah pemberontakan G30S/PKI yang dipimpin oleh DN Aidit yang bertujuan untuk menyingkirkan TNI AD serta merebut kekuasaan. Tapi ternyata terdapat faktor-faktor lain yang memicu timbulnya pemberontakan G30S/PKI, diantaranya:

    1. Angkatan Darat Menolak Pembentukan Angkatan Kelima

    Angkatan Kelima merupakan unsur dari bentuk pertahanan dan keamanan Indonesia yang beranggotakan yaitu para buruh dan tani yang dipersenjatai yang diduga adalah gagasan dari PKI. Pada tanggal 14 Januari 1965 dalam keterangan wartawan, Ketua D.N. Aidit mengatakan bahwa partainya menuntut kepada Pemerintah agar kaum buruh dan tani dipersenjatai. Namun versi yang lain menyebutkan bahwa Angkatan Kelima sebenarnya merupakan ide dari Presiden Soekarno untuk menambah angkatan bersenjata di Indonesia karena menerima bantuan dari luar negri.

    2. Angkatan Darat Menolak NASAKOM

    NASAKOM merupakan singkatan dari Nasionalis-Agama-Komunis dan ini adalah ajaran Bung Karno yang mengharuskan adanya persatuan “nasional progresif revolusioner” dengan ketiga golongan politik tersebut sebagai “poros”-nya. Ajaran Nasakom ini oleh PKI diusahakan harus diterapkan secara struktural, yaitu bahwa dalam setiap badan dan kegiatan negara, termasuk ABRI, golongan komunis harus diikutsertakan. Maka dari itu, adalah keputusan yang tepat jika TNI-AD menolak nasakomisasi. Apalagi setelah melihat banyak kerusuhan yang diakibatkan oleh partai tersebut. 

    3. Angkatan Darat Menolak Poros Jakarta-Peking

    Terjadi penyimpangan dari politik luar negeri bebas aktif yang menjadi cenderung condong pada salah satu poros. Poros Jakarta-Peking ini merupakan pemicu Cina untuk meluaskan semangat revolusi komunisnya di Asia Tenggara, dan akan merusak hubungan baik dengan negara-negara tetangga. TNI-AD telah memutuskan langkah yang bijak karena poros Jakarta-Peking akan menyebabkan ruang gerak Indonesia di forum internasional menjadi sempit sebab hanya berpedoman ke negara-negara komunis.


    Kontroversial keterlibatan Soeharto dalam penumpasan G30S/PKI

    Kesehatan soekarno menurun sejak pertengahan Agustus 1965 hingga menjelang terjadinya G30S telah tersebar berita sakit parahnya presiden soekarno. Menurut Roeder (1987), telah menjadi kebiasaan sebelumnya bahwa apabila Panglima Angkatan Darat berhalangan, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) ditunjuk sebagai penjabatnya. Menurut Sucipto (2013), mengingat Soekarno adalah Pemimpin Besar Revolusi (PBR), beliau mengumumkan dan memanggil semua panglima angkatan bersenjata bersama wakil perdana menteri dan pejabat penting lainnya. Pimpinan angkatan darat langsung berada di tangan beliau dan tugas-tugas sehari-hari dijalankan oleh Mayjen Pranoto Reksosamodra, sedangkan Mayjen Soeharto Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (KOSTRAD) ditunjuk untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban. 

    Soeharto adalah seseorang yang mengetahui rencana peristiwa Gerakan 30 September tahun 1965. Pemberontakan G30S/PKI telah dilaporkannya kepada Soeharto pada 28 September 1965, dua hari sebelum penculikan para jenderal terjadi. Tetapi Soeharto selaku Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) tidak menggagalkan peristiwa yang membahayakan Soekarno selaku presiden.

    Para ahli sejarah dan politik yang berpendapat bahwa Soeharto bukan tipe orang yang pintar yang bisa merancang kudeta secara sistematis. Soeharto hanyalah orang yang sudah tahu kejadian tersebut, melalui pertemuannya dengan Untung dan Latief.
    Sehingga ia menjadi orang yang paling siap menghadapi sesuatu yang akan terjadi. Kesiapan Soeharto inilah yang menjadi senjata yang untuk menumpas Partai Komunis Indonesia (PKI) dan merebut kekuasaan dari Soekarno.

    Menurut Pambudi (2006), belum jelas siapa dalang Gerakan 30 September, namun implikasi yang ditimbulkannya sangatlah jelas, Mayor Jenderal Soeharto berhasil mengambil alih Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) sepeninggalan Letnan Jenderal Ahmad Yani yang gugur dalam usaha perebutan kekuasaan di Lubang Buaya. Setelah Mayor Jenderal Soeharto berhasil menumpas komplotan Untung, target berikutnya membersihkan kekuasaan Presiden Soekarno. Penekanan Presiden untuk membubarkan Partai Komunis secara resmi, adalah jalan dipilihnya.



    Sumber:

    Eka Mandala. 2023. 14 Januari PKI Menuntut Buruh dan Tani Bersenjatai. Pinhome.id. Diambil dari https://www.pinhome.id/blog/pki-menuntut-buruh-dan-tani-dipersenjatai/

    Andrianto. 2016. Kontroversi Keterlibatan Soeharto dalam Penumpasan G30S/PKI 1965. FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Diambil dari https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Kalpa/article/view/1591/1400

    Nurasa Prasari. 2022. Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya. Hops.id. Diambil dari https://www.hops.id/trending/pr-2944958353/apa-itu-peristiwa-berdarah-g30spki-ini-penjelasannya

    Annisa Medina Sari. 2023. G30S/PKI: Sejarah, Tujuan dan Tokoh yang Gugur. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Diambil dari https://fahum.umsu.ac.id/g30s-pki/

    G30S PKI adalah sebuah peristiwa bersejarah yang terjadi pada malam tanggal 30 September hingga awal 1 Oktober 1965 di Indonesia. Peristiwa ...
  • CFA 2023 : Berbagi Kebaikan Untuk Sejuta Senyuman

    0

    Chemistry For All (CFA) 2023 telah dilaksanakan pada 16 - 23 Juli 2023 di Kampung Cigadog RW.09 Desa Tanjung Wangi Kec. Cicalengka Kab. Bandung dengan beberapa rangkaian kegiatan, yaitu :

    1. Chemistry Educate (Chemducate) berupa kegiatan membantu pengajaran di MI dan TK yang terdapat di Kampung Cigadog



    1. Fun Science berupa pengenalan sains secara sederhana kepada siswa - siswi MI



    1. Bersama Peduli Akan Lingkungan (Berpaling) berupa penyuluhan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya kepada siswa - siswi MI dan pemberian inventaris berupa tong sampah kepada MI


    1. Chemistry Counseling merupakan penyuluhan Lingkungan kepada masyarakat Kampung Cigadog tentang pemilahan sampah.



    1. Co Care Chemistry merupakan kegiatan berupa pembagian sembako kepada masyarakat setempat dengan langsung mendatangi rumah warga.


    1. Cek Mata Gratis adalah hasil kerjasama CFA HIMASAKI dengan Indonesia Melihat, berupa pemeriksaan mata gratis bagi warga kampung cigadog.


    1. Chemistry Liliuran merupakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar bersama-sama dengan warga kampung cigadog.


    1. Tablig Akbar adalah kegiatan pengajian dan tausiyah dari ustadz lalu dilanjutkan dengan tanya jawab.


    Antusias dari masyarakat Kampung Cigadog membuat setiap kegiatan yang dicanangkan dapat terlaksana dengan sukses dan meriah. Di mulai dari rangkaian pembukaan yang dihadiri oleh perangkat Desa Tanjung Wangi, ketua RW Kampung Cigadog dan tokoh masyarakat. 


    Respon positif dari masyarakat Cigadog membakar semangat Panitia CFA untuk menjalankan setiap program kerja dengan maksimal. Pada kegiatan Pemeriksaan Mata Gratis, masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan ini, beberapa masyarakat di luar kampung Cigadog pun turut hadir dan berterima kasih atas penyediaan ini.


    Keterlibatan dari Karang Taruna dan Ibu - Ibu PKK pun turut menyertai dalam beberapa program kerja, khususnya pada kegiatan Penutupan dan Tabligh Akbar. Kerja sama dengan dua pihak ini meningkatkan massa yang datang ke program yang kami laksanakan, seperti halnya pada Tabligh Akbar yang menjadikan banyak remaja ikut serta dalam kajian, mudah - mudahan bisa menjadi sebuah kebiasaan baru.


    Chemistry For All (CFA) 2023 sukses menggaet Milk Life, Sambal Goreng SS, Setia Logam Putra untuk berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian dari Chemistry For All. 


    Rangkaian kegiatan CFA ditutup oleh kegiatan panggung gembira yang diisi oleh penampilan-penampilan dari anak-anak kampung cigadog yang sudah dilatih selama satu pekan oleh rekan-rekan panitia CFA. Selain itu, warga pun turut memeriahkan dengan menyumbang penampilan. Kegiatan CFA ditutup dengan penampilan panitia sekaligus berpamitan pada warga Cigadog, rasa haru dan bangga menyelimuti perasaan kami semua karena rangkaian kegiatan CFA memberikan kesan yang baik dimata warga cigadog.




    Chemistry For All (CFA) 2023 telah dilaksanakan pada 16 - 23 Juli 2023 di Kampung Cigadog RW.09 Desa Tanjung Wangi Kec. Cicalengka Kab. Band...
  • Hari Ozon Internasional tahun 2023

    0

    Hallo Markisa!

    Markisa tau gak sih kalau hari ini diperingati sebagai hari apa? Yap betul sekali seperti yang sudah dilihat di postingan terbaru di instagram @himasaki_uinbdg, kalo hari ini kita lagi memperingati Hari Ozon Internasional Tahun 2023 dengan Tema “Montreal Protocol : fixing the ozone layer and reducing climate change atau Montreal Protocol : memperbaiki lapisan ozon dan mengurangi perubahan iklim”.


    Hari Ozon Internasional ditetapkan pada 16 September oleh Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai peringatan untuk melestarikan lapisan ozon. Penetapan Hari Ozon Internasional ini ditandai dengan penandatanganan Protokol Montreal pada 1987. Protokol Montreal ini berhasil mengakhiri ancaman penipisan lapisan ozon. Saat itu, sudah banyak orang yang paham mengenai zat atau bahan kimia tertentu dapat membuat lapisan ozon menipis. Sesuai dengan tujuan akhir dari Protokol Montreal yaitu menghilangkan bahan perusak ozon, lebih dari 99% zat perusak ozon dihapus. Sehingga lapisan ozon dapat pulih walaupun secara perlahan.

    Apa itu ozon? Dilansir dari earth observatory, Ozone is Earth’s natural sunscreen, absorbing most of the incoming UV radiation from the sun and protecting life from DNA-damaging radiation (Ozon adalah tabir surya alami bumi, menyerap sebagian besar radiasi UV yang masuk dari matahari dan melindungi kehidupan dari radiasi yang merusak DNA). Lalu apa yang terjadi, jika lapisan ozon tidak ada? Lapisan ozon menghilang sama dengan iklim bumi buruk. Kenapa? Sebab efek utama dari menipisnya lapisan ozon berpengaruh pada stratosfer bagian atas yaitu mengalami pendinginan. Semakin lama lapisan ozon menipis akan stratosfer lebih kering diakibatkan oleh tidak dapatnya menahan kelembaban oleh udara yang lebih dingin. Salah satu dampak negatifnya, pembentukan awan akan terhambat. Akibatnya, ketinggian terbentuknya awan berada di ketinggian lebih rendah dan lebih tinggi.

    Adapun cara untuk menghentikan penipisan pada lapisan ozon. Menurut Tim peneliti dari University of Colorado Boulder, salah satu senyawa kimia yang berbahaya adalah nitrogen oksida (NOx). Dilansir dari Space, aktivitas manusia seperti kendaraan bermotor dapat menjadi sumber polutan atau pembentuk NOx yang membahayakan ozon.

    Dilihat dari salah satu kondisi kota yang ada di Indonesia yaitu Jakarta, yang mana saat ini sedang menangani masalah polusi udara yang disebabkan oleh asap kendaraan. Menipisnya lapisan ozon dapat disebabkan oleh polusi udara sebab polusi udara diakibatkan oleh emisi sehingga perlu adanya tindakan untuk mengatur lebih ketat mengenai standar emisi. Jumlah emisi dapat dikurangi dengan mengurangi penggunaan transportasi pribadi dan beralih ke transportasi umum yang ramah lingkungan seperti kereta api. Penggunaan transportasi pribadi menghasilkan emisi karbon lebih banyak daripada penggunaan transportasi umum.

    Masalah ini sedang ditangani serius oleh pemerintah, namun seharusnya tak hanya pemerintah tapi kita sebagai penduduk masyarakat Indonesia (tidak hanya di Jakarta) harus menangani permasalahan polusi udara secara cepat. Mengubah gaya hidup kita bisa menjadi salah satu cara mengatasi permasalahan ini, yaitu menggunakan transportasi publik ramah lingkungan atau bisa juga menggunakan transportasi tanpa bahan bakar seperti sepeda.

    Jika bukan kita yang menjaga bumi ini, lalu siapa lagi? Ayo bersama kita mendorong pemerintah berkomitmen untuk menjalankan transisi energi! Selamat Hari Ozon Internasional 2023!

     

    Referensi:

    Deitrick, R., & Goldblatt, C. (2023). Effects of ozone levels on climate through Earth history. Climate Of The Past, 19(6), 1201-1218. doi: 10.5194/cp-19-1201-2023

    Hari Ozon Sedunia 2022, Merayakan 35 Tahun Keberhasilan Protokol Montreal, Apa Itu?. (2023). Diambil 12 September 2023, dari https://www.kompas.tv/internasional/328916 /hari-ozon-sedunia-2022-merayakan-35-tahun-keberhasilan-protokol-montreal-apa-itu

    I, E. (2022). Diambil 13 September 2023, dari https://www.greenpeace.org/indonesia/cerita/ 46265/apa-penyebab-udara-jakarta-sangat-buruk/?utm_term=&utm_campaign

    IEC. (2023). Hari Ozon Internasional dan Sejarahnya. Environtment Article. Diambil 13 September 2023, dari https://environment-indonesia.com/hari-ozon-internasional-dan-sejarah nya/

    Indonesia, C. (2023). Studi Sebut Polusi Ozon Meningkat Dalam 20 Tahun Terakhir. Diambil 12 September 2023, dari https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200902162928-199-54 2057/studi-sebut-polusi-ozon-meningkat-dalam-20-tahun-terakhir#:~:text=Polusi%20manusia%20menjadi%20alasan%20utama,aktivitas%20pabrik%20dan%20kendaraan%20bermotor.

    Lilik Slamet. 2006. Potensi Dan Dampak Polusi Udara Dari Sektor Penerbangan. LAPAN. Vol 7, No.2. Diambil 13 September 2023, dari https://jurnal.lapan.go.id/index.php/berita_ dirgantara/article/view/706#:~:text=POTENSI%20DAN%20DAMPAK%20POLUSI%20UDARA%20DARI%20SEKTOR%20PENERBANGAN,-Lilik%20Slamet%20S&text=Karbondioksida%2C%20metana%20dan%20constrails%20(materi,merusak%20lapisan%20ozon%20di%20stratosfer.

    Media, K. (2023). Apakah Efek yang Terjadi jika Lapisan Ozon Hilang? Halaman all - Kompas.com. Retrieved 12 September 2023, from https://www.kompas.com/sains/read/2023 /06/16/080000023/apakah-efek-yang-terjadi-jika-lapisan-ozon-hilang?page=all 

    Nimas Ayu Rosari. (2023). Hari Ozon Internasional : Sejarah dan Cara Memperingatinya. Diambil 15 September 2023, dari https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6927010/hari-ozon-internasional-16-september-2023-sejarah-hingga-cara-memperingatinya 

    Ozone pollution levels have increased over the past 20 years, study finds. (2020). Diambil 12 September 2023, dari https://www.space.com/ozone-pollution-increase-in-northern-hemis phere.html

    P3M Suma, KLHK. Peringatan Hari Ozon Internasional Se-Dunia. Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Diambil 13 September 2023, dari http://p3esuma.menlhk.go.id/versi3/ index.php/news/87-berita/310-peringatan-hari-ozon-internasional-se-dunia

    Sistem Informasi B3 & POPs. (2023). Diambil 12 September 2023, dari https://sib3pop.menlhk.go.id/ind ex.php/articles/view?slug=bahan-perusak-ozon-bpo-apa-dan -bagaimana-penanganannya#:~:text=Men urut%20para%20ahli%2C%20setiap%2010,kekeba lan%20tubuh%20terhadap%20penyakit%20infeksi.

    Sutter, P. (2023). Without Ozone, the Earth Might Get a Lot Colder. Diambil 12 September 2023, dari https://www.universetoday.com/161796/scientists-uncover-how-ozone-affects-the- climate/

    The World We Avoided by Protecting the Ozone Layer. (2009). Diambil 12 September 2023, dari https://www.earthobservatory.nasa.gov/features/WorldWithoutOzone

    Vital Srategies. (2023). Sumber Utama Polusi Udara di DKI Jakarta. Diambil 13 September 2023, dari https://www.vitalstrategies.org/wp-content/uploads/Sumber-Utama-Polusi-Udara -di-DKI-Jakarta_Policy-Brief.pdf

    Waspada!! Polusi Udara Dapat Menyebabkan Menipisnya Lapisan Ozon. (2023). Diambil 13 September 2023, dari https://testingindonesia.co.id/waspada-polusi-udara-dapat-menyebab kan-menipisnya-lapisan-ozon/#:~:text=Selain%20itu%2C%20polusi%20udara%20dapat,mengurangi%20jumlah%20emisi%20yang%20dihasilkan.

    World Health Organization. (2006). WHO Air quality guidelines for particulate matter, ozone, nitrogen dioxide and sulfur dioxide. Summary of risk assessment. WHO. Diambil 13 September 2023, dari https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/69477/WHO_SDE_ PHE_OEH_06.02_eng.pdf?sequence=1&isAllowed=y


    Hallo Markisa! Markisa tau gak sih kalau hari ini diperingati sebagai hari apa? Yap betul sekali seperti yang sudah dilihat di postingan ter...
  • Copyright © - HIMASAKI UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
    Design by INFOKOM 2023