Showing posts with label bahaya narkoba. Show all posts
Bijak Mengonsumsi Kopi
Kopi merupakan minuman yang sejak lama digemari masyarakat Indonesia. Keberadaannya semakin dibuktikan dengan kemampuan Indonesia menjadi negara produsen kopi ke empat terbesar dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Colombia. (Amaluddin 2018).
Kopi sering disebut sebagai zat adiktif yang mengandung beberapa senyawa salah satunya kafein. Batas aman konsumsi kafein yang masuk ke dalam tubuh perharinya adalah 100 - 150 mg. Salah satu efek samping kafein adalah efeknya terhadap sistem kardiovaskular yang mempengaruhi peningkatan denyut jantung dan hipertensi.
Namun dengan kadar yang cukup dan seimbang kopi memiliki manfaat bagi tubuh kopi mengandung senyawa antioksidan seperti asam klorogenat dan melanoidin yang emberikan manfaat :
- Dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas
- Kafein dalam kopi dapat merangsang sistem saraf pusat
- Meningkatkan kewaspadaan
- Meningkatkan konsentrasi dan kecepatan reaksi
Di samping manfaat kopi juga berbahaya apabila dikonsumsi secara berlebihan, efek yang diberikan diantaranya :
- Menyebabkan gangguan tidur
- Menyebabkan kegelisahan
- Gangguan pencernaan
- Peningkatan tekanan darah
- Kecanduan kafein
Tips mengonsumsi kopi dengan bijak :
- Batasi konsumsi kafein: Kafein adalah zat stimulan yang terkandung dalam kopi. Penting untuk membatasi konsumsi kafein agar tidak melebihi batas yang direkomendasikan. Biasanya, konsumsi kafein yang aman untuk sebagian besar orang adalah sekitar 100-150 mg per hari, yang setara dengan sekitar 1- 1,5 cangkir kopi. Namun, setiap individu memiliki toleransi yang berbeda terhadap kafein, jadi perhatikan reaksi tubuh Anda dan sesuaikan konsumsi kopi Anda dengan bijak.
- Perhatikan waktu konsumsi: Kafein dapat memengaruhi tidur dan kualitas tidur Anda. Hindari mengonsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu tidur, terutama menjelang malam. Usahakan untuk tidak minum kopi setidaknya 6 jam sebelum tidur agar tidak mengganggu pola tidur Anda.
- Minum dengan perut terisi: Konsumsi kopi dengan perut terisi dapat membantu mengurangi efek samping seperti iritasi lambung. Jika Anda memiliki masalah pencernaan, pertimbangkan untuk menghindari minum kopi dengan perut kosong.
- Air putih adalah kunci: Penting untuk tetap terhidrasi dengan cukup air saat mengonsumsi kopi. Kafein dapat memiliki efek diuretik ringan, yang berarti dapat meningkatkan produksi urin dan menguras cairan tubuh. Pastikan untuk minum cukup air sepanjang hari.
Referensi :
Rahayu Monita, 2019. Analisis pengaruh kopi terhadap denyut jantung. Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik
Apa itu Narkoba ? Kenali Bahayanya...
Hai Chemist, kali ini admin bakalan post informasi yang mudah-mudahan akan bermanfaat bagi generasi kita dan generasi yang akan datang. Yups, admin kali ini bakal bagiin informasi edukasi mengenai narkoba, alasan admin memilih topik ini karena admin merasa prihatin belakangan ini banyak sekali ditayangkan diberbagai media mengenai kasus para pesohor yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba, dan untuk memberikan pengetahuan mengenai narkoba bagi kita yang mukin sering mendengar istilah narkoba tapi tidak tahu apa sih narkoba itu? apa saja jenisnya? dan apa bahayanya?
Berdasarkan UU No.22 Tahun 1997, Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.

